Daging Ayam Tembus Rp 40 Ribu, Disperindag Ingatkan Pedagang

398
Pesona Indonesia
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Natuna Wan Andriko saat sidak di Pasar Ranai. foto:aulia rahman/batampos
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Natuna Wan Andriko saat sidak di Pasar Ranai. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Natuna meminta pedagang tidak lagi menaikkan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Natuna Wan Andriko mengatakan, salah satu penekanan pada harga daging ayam. Saat ini harga ayam sudah tembus Rp 40 ribu per kilonya di pasar tradisional.

“Kami sudah imbau kepada pedagang harga daging ayam tidak dinaikkan lagi. Maksimal sudah segitu, kalau bisa diturunkan lagi,” tegas Andriko saat sidak di pasar tradisional Ranai, Jumat (1/7).

Harga daging ayam ini naik sebesar Rp 5.000 per kilonya. Bahkan sebelum puasa, harga daging ayam masih Rp 30 ribu per kilo. Selain itu, harga daging masih stabil, Rp 120 ribu perkilo.

“Kami juga mendaapat info ada beberapa pemilik sapi yang di luar Pasar Ranai, dalam waktu dekat akan turut menjual daging sapi, harga lebih murah pada kisaran Rp 110 per kilo,” katanya.

Diakatakan Andriko, untuk harga bawang merah relatif stabil pada kisaran harga Rp 15 ribu sampai Ro 25 ribu, dan bawang putih mengalami penurunan harga dari Rp 50 ribu ke Rp 45 ribu per kilo.

“Telur juga turun Rp 8.000 per papan. Sebelumnya sempat tembus Rp 58 ribu per papan,” kata Andriko.

Secara umum katanya, harga dan stok bahan pokok di Natuna relatif aman, jika terjadi peningkatan pada beberapa komoditi, lebih pada faktor tingginya permintaan.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar