Jembatan Dompak hampir rampung. foto:yusnadi/batampos
Jembatan Dompak hampir rampung. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mendorong komitmen PT. Wijaya Karya (WIKA) kontraktor Jembatan I Dompak, Tanjungpinang untuk menyelesaikan tanggungjawabnya. Yakni merampungkan pembangunan Jembatan I Dompak.

“Selama kontraktor berpegang pada komitmennya tentu harus kita dorong. Mundurnya penyelesaian, dalam hal ini, kita hanya dirugikan dari segi waktu,” ujar Jumaga Nadeak menjawab pertanyaan wartawan di Kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, belum lama ini.

Politisi senior PDI Perjuangan Kepri itu, juga mengatakan, pekerjaan harus diselesaikan dalam tahun anggaran ini. Karena apabila tidak selesai, persoalannya akan menjadi rumit. Ditegaskannya, dalam hal ini, pihaknya terus mengawasi. Sehingga tidak terjadi aksi tuntut menuntut seperti pembangunan sebelumnya.

“Kalau kita inginnya, kegiatan tersebut cepat selesai. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” tegas Jumaga.

Sementara itu, ditempat terpisah, Kepala Biro Hukum Provinsi Kepri, Maryani Ekowati mengatakan dasar pembangunan dan ketentuan teknisnya tetap dipayungi oleh Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri.

“Sebelum inikan, juga sudah ada kajian-kajian dari Kementerian Pekerjaan Umum. Apabila tidak dilanjutkan, maka akan terjadi kerugian yang lebih besar lagi,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Pimpinan Proyek (Pimpro) Jembatan I Dompak, Adi Prayitno mengaku PT Wijaya Karya (WIKA) mengalami kerugian sekitar Rp30 miliar, karena ambruknya sebagian Jembatan I Dompak. Meskipun demikian, pihaknya tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Jembatan senilai Rp312 miliar tersebut.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar