Ketua DPRD Bintan Kabur Saat Di-PAW dalam Sidang Paripurna

590
Pesona Indonesia
 Lamen Sarihi
Lamen Sarihi

batampos.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bintan, Lamen Sarihi kabur dari Sidang Paripurna Lanjutan Penyampaian Fraksi-Fraksi dan Jawaban Bupati Bintan terkait tiga agenda diantaranya Penjelasan Kepala Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pajak Daerah dan perubahan ketiga Perda Bintan nomor 1 Tahun 2011 tentang perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum serta RPJMD Bintan tahun 2016-2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bintan, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Sebong, Kamis (30/6). Kaburnya kader Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) III itu diduga tidak terima seluruh fraksi di DPRD membacakan Pergantian Antara Waktu (PAW) dirinya dengan Ketua Dewan Pumpinan Daerah (DPD) II Bintan, Nesar Ahmad.

Pantauan di lapangan, dalam sidang pembahasan tiga agenda ini, Lamen Sarihi selaku Ketua DPRD Bintan sempat memimpin jalannya sidang yang dihadiri sebanyak 17 anggota DPRD Bintan. Namun, ketika waktu istirahat sementara kemudian sidang dilanjutkan kembali kursi pimpinan tiba-tiba kosong. Kejadian ini membuat seluruh fraksi teriak memanggil nama Lamen Sarihi. Tak kunjung datang, agenda tetap berjalan tetapi yang memimpin sidang tersebut Wakil Ketua I DPRD Bintan, Agus Wibowo. Dalam agenda kedua dilanjutkan dengan pembacaan pandangan fraksi-fraksi serta agenda jawaban Kepala Daerah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi.

Sekretaris Fraksi Golkar, Fiven Sumanti merasa puas dan senang setelah surat fraksi Partai Golkar tentang PAW Ketua DPRD Bintan, Lamen Sarihi ke Nesar Ahmad dibacakan dalam sidang paripurna.

“Alhamdulillah lega rasanya surat PAW yang selama ini kita sampaikan sudah dibacakan dalam paripurna tadi,” akunya.

Wakil Ketua I DPRD Bintan, Agus Wibowo yang memimpin sidang mengakui surat dari fraksi Partai Golkar tentang PAW Lamen Sarihi dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Bintan digantikan Nesar Ahmad akan segera dilakukan prosesnya untuk dilanjuti ke Bupati Bintan dan diteruskan kepada Gubernur Kepri serta disampaikan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

“Kita segera proses surat PAW Lamen Sarihi dari jabatannya dan digantikan Nesar Ahmad. Surat itu akan kita kirim ke Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar