OJK Bentuk Satgas Waspada Investasi

579
Pesona Indonesia
Bagian dalam kantor OJK. Foto: jawapos
Bagian dalam kantor OJK. Foto: jawapos

batampos.co.id – Maraknya aktivitas investasi yang tidak jelas juntrungannya membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepri bergerak cepat. Satu yang paling digesa dalam penangkalan praktik investasi yang merugikan masyarakat ini adalah pembentukan Tim Kerja Satuan Petugas Waspada Investasi.

Tapi OJK Provinsi Kepri sadar tidak bisa bekerja sepihak. Harus ada banyak instansi lain yang dilibatkan. “Termasuk pula dengan instansi Kanwil Kemenag Kepri ini. Sekaligus menjalin silaturahim antarlembaga,” kata Kepala OJK Provinsi Kepri, Uzersyah pada kunjungannya ke Kanwil Kemenag Kepri di Senggarang, Kamis (30/6) kemarin.

Pada silaturahim teraebut, Uzersyah juga menyatakan, bahwasanya kerja sama lintas instansi semacam ini sudah berlaku di tingkat yang lebih tinggi. OJK Pusat, kata dia, sudah meneken kerja sama dengan Kemenag RI. “Sehingga di tingkat daerah, kami tinggal melanjutkan,” terangnya.

Uzersyah menambahkan tim satgas yang akan dibentuk tersebut itu memiliki peran yang sangat vital. Di antaranya adalah melakukan koordinasi menyeluruh untuk mencegah dan menangani dugaan tindakan melawan hukum di bidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.

“Sebagaimana kita ketahui kedok investasi dengan menghimpun dana dari masyarakat namun tidak legal sangat banyak bentuknya di tengah masyarakat. Masyarakat harus kita berikan edukasi soal investasi dengan benar. Jangan sampai terjerumus dan akhirnya merugi,” tambahnya.

Nantinya, dalam waktu dekat, kerja sama dengan instansi lain juga bakal digesa OJK. Di antaranya dengan menggandeng beberapa dinas di Pemprov Kepri, Kejaksaan Tinggi, dan Polda Kepri. “Kami sudah hubungi dan tinggal atur waktu saja untuk berkunjung ke sana,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Kepri H. Marwin Jamal merespon dengan cepat pembentukan tim satgas tersebut. “Sesuai dengan permintaan, kita akan tugaskan tiga pejabat kita untuk tergabung dalam tim satgas waspada investasi termasuk saya sendiri,” ujarnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar