Penumpang Ini Menangis Ketinggalan Pesawat, Simak Apa Yang Terjadi Selanjutnya

1363
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Sembari mengendong bayinya, Aurel yang belum genap tiga bulan, Wiyanti Santi Manao menangis tersedu lantaran ketinggalan pesawat di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (1/7).

Dia hendak pulang ke kampung halamannya Nias untuk mengikuti prosesi pemakamam Ibu kandungnya yang meninggal Kamis (30/6) malam.

“Meninggalnya tadi malam, hari ini pemakamannya,” katanya sambil terisak.

Wanita 25 tahun ini sejatinya akan berangkat pukul 09.30. WIB. Namun, dia baru tiba di bandara pukul 08.45 WIB. Dia lantas mengambil bagian untuk mengantri, setelah beberapa waktu mengantri dia mengaku diberitahu petugas bahwa tak bisa ceck in lagi.

“Syukur saya di bantu abang-abang ini (wartawan) yang usahakan berangkat, tadi juga ada ibu-ibu ngasih uang buat beli lagi tiket,” ucapnya.

Seorang wartawan koran harian Batam, Agung mengatakan ibu-ibu yang dimaksud adalah seorang TKI asal Jember yang enggan disebutkan namanya. TKI itu lantas memberi Wiyanti sekitar Rp 1,9 juta, dia begitu iba melihat Wiyanti menagis meminta bantuan pada orang-orang yang memadati bandara.

“Dibantu ibu-ibu tadi, dia seorang TKI,” kata Agung.

Hingga berita ini ditulis, Wiyanti yang masih dibantu beberpa wartawan masih menunggu kepastian keberangkatan. Diketahui pemakaman ibunya akan dilakukan pukul 15.00 WIB. Terlihat beberapa kali Wiyanti menangis, tangisannya semakin menjadi saat dia berkomunikasi dengan keluarganya via telepon. (cr13)

Respon Anda?

komentar