Polri Harus Tingkatkan Profesionalitas

823
Pesona Indonesia
Kapolres Karimun AKBP Armaini menyematkan  Satya Lencana pada HUT Polri. foto:sandi/batampos
Kapolres Karimun AKBP Armaini menyematkan Satya Lencana pada HUT Polri. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Korps Bhayangkara, merayakan ulang tahun ke 70, Jumat (1/7) kemarin. Di Polres Karimun, peringatan HUT Bhayangkara diisi dengan kegiatan upacara bersama. Sedangkan, untuk resepsi atau syukuran diadakan pada malam hari, yakni diawali dengan buka puasa bersama.

”HUT Bhayangkara kali ini bertetapan dengan akhir bulan Ramadan. Untuk itu, acara selanjutnya akan dilaksanakan pada malam hari. Karena, pada peringatan hari ini kita juga mengadakan syukuran, karena ada anggota yang naik pangkat,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Armaini.

Sesuai dengan amanat Presiden Republik Indonesia, kata Kapolres, peringatan Hari Bhayangkara diharapkan bukan sekedar menjadi perayaan, tetapi dapat menjadi momentum untuk refleksi diri guna meningkatkan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Polri. Khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dan, yang terpenting adalah meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai anggota polisi.

”Melalui refleksi diri, Polri bisa melihat bukan lagi hanya keberhasilan yang telah dicapai, namun juga menyadari kelemahan dan kekurangan selama ini. Kelemahan dan kekurangan itu harus dilihat sebagai tantangan untuk memperbaiki diri, untuk melakukan perubahan yang positif serta untuk terus melakukan upaya reformasi institusi Polri secara menyeluruh. Hal ini termasuk kunci dalam menghadapi tantangan di masa depan,” paparnya.

Harus disadari, bahwa perkembangan dan perubahan teknologi terus bergerak dan sangat cepat berubah. Selain itu, saat ini sudah memasuki era kompetisi atau era persaingan. Tidak hanya persaingan antar individu, antar daerah atau antar provinsi. Tapi, persaingan yang terjadi saat ini adalah persaingan antar negara. Sehingga, memang dibutuhkan institusi Polri yang benar-benar siap dan kuat untuk mengahadapinya.

”Selain itu, kita juga berada di era keterbukaan. Semua hal menjadi lebih terbuka, menjadi lebih transparan. Artinya, Polri akan dihadapkan pada tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks. Ke depan, persoalan sosial juga akan semakin dinamis sebagai dampak globalisasi. Situasi keamanan dalam negeri akan semakin diwarnai dengan kejahatan konvensional, kejahatan transnasional dan kejahatan terhadap kekayaan negara,” kata Kapolres.

Dilanjutkan Kapolres, mengenai gangguan kamtibmas dan tindak kejahatan juga akan semakin berkembang. Baik dari segi pola teknologi dan modusnya. Hal ini tentunya akan menjadi tuntutan dan harapan masyarakat terhadap Polri juga semakin meningkat. Masyarakat juga semakin kritis terkait kualitas pelayanan yang dibutuhkan. Menghadapi kondisi tersebut, tentunya menuntut Polri untuk dapat bersikap responsif. Dan, terus – menerus mereformasi diri serta meningkatkan kualitas kinerjanya secara profesional. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar