Mudik ke Lamongan? Ini 10 Top Destinasi Wisata Rekomendasi Kemenpar

3492
Pesona Indonesia

batampos.co.id -Nama Lamongan sudah tak asing lagi. Apalagi jika bicara soal kuliner, Soto Lamongan jadi deretan rekomendasi para pencinta kuliner dalam dan luar negeri.

Tapi kali ini kita bicara soal destinasi wisata di Kota Lamongan. Kota tempat bersemayamnya salah satu tokoh peting penyebar agama islam di Pulau Jawa, Sunan Drajat. Di kota ini menyimpan banyak keindahan alam.

Selain itu, Lamongan juga sangat dikenal lantaran peristiwa tenggelamnya sebuah kapal pesiar asal Belanda yang disebut-sebut sebagai Titanicnya Indonesia?

“Peristiwa tenggelamnya Kapal Van de Wijck itu sangat melegenda. Tak kalah terkenalnya dengan kisah Titanic yang karam di 375 mil selatan Newfoundland,’’ kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Tapi tidak hanya kisah soal Kapal Van der Wijck saja yang dimiliki Lamongan. Di sini juga terdapat sejumlah destinasi wisata yang tak kalah keren-keren. Menpar yang dipercaya Presiden Joko Widodo Ini menyebut 10 top destinasi di Lamongan yang oke dalam #PesonaLebaranLamongan #PesonaKulinerLamongan #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesi yang bisa Anda kunjungi saat libur Lebaran. Selamat Berlibur Lebaran!

1. Pantai Kutang

Sumber Foto: log.viva.co.id
Sumber Foto: log.viva.co.id

Tertarik dengan namanya? Anda juga pasti akan sangat tergiur dengan keindahan pantai ini. Di sini Anda tidak hanya bisa menikmati pasir putih, namun luasnya gugusan hutan mangrove yang ada di sini akan membuat sensasi yang berbeda saat Anda singgah di sini.

Rindangnya hutan mangrove seakan menangkis pasnya angin laut yang bercampur dengan teriknya matahari. Dengan banyaknya ayunan yang tersedia di sepanjang hutan mangrove, dijamin akan membuat anda sangat ingin merebahkan badan untuk melepas lelah.

2.Wisata Bahari Lamongan (WBL)  

Sumber Foto: suzantovic1908.wordpress.com
Sumber Foto: suzantovic1908.wordpress.com

Wisata Bahari Lamongan (WBL) merupakan kawasan wisata bahari yang dipadukan dengan taman bermain. Obyek wisata ini berada di Kecamatan Paciran tepatnya berada di Jalur Pantai Utara atau Pantura antara Tuban-Surabaya.

Dalam lokasi ini, terdapat beberapa wahana unggulan yang bisa dinikmati, antara lain Istana Bawah Laut, Gua Insectarium, Space Shuttle, Anjungan Wali Songo, Texas City, Paus Dangdut, Tembak Ikan, Rumah Kaca, serta Istana Bajak Laut.

3. Waduk Gondang

Sumber Foto: lamonganoke.wordpress.com
Sumber Foto: lamonganoke.wordpress.com

Waduk ini merupakan salah satu destinasi andalan warga Lamongan. Di sini anda bisa menikmati suasana sejuk yang datang dari rindangnya pohon dan tenangnya air danau.
Waduk Gondang sendiri sudah mulai beroprasi sejak 1987.

Kala itu peresmiannya dilakukan langsung oleh Presiden Soeharto. Fungsi utama dari danau seluas 6,6 hektar dengan kedalaman hingga 29 meter ini adalah untuk memenuhi kebutuhan air warga sekitar.

4. Pantai Kodok

Sumber Foto: jelajah-nesia2.blogspot.com
Sumber Foto: jelajah-nesia2.blogspot.com

Berbeda dengan pantai pada umumnya yang erat dengan dengan keberadaan pasir putih, Pantai Kodok justru lebih di dominasi oleh tebing karang dan batuan cadas.
Namun itulah yang menajdi keistimewaannya. Di sini Anda bisa melihat keindahan kuatnya deburan ombak saat menghantam gagahnya batu karang.

5. Goa Maharani

Sumber Foto: halolamongan.com
Sumber Foto: halolamongan.com

Di kawasan Pantai Kodok, terdapat sebuah gua yang wajib untuk anda singgahi. Di gua sedalam 25 meter dari permukaan tanah ini anda akan melihat bebatuan yang berkilau yang menghiasi sepanjang dinding gua.

Bila saja tidak diresmikan sebagai destinasi wisata oleh Bupati Lamongan pada 10 Maret 1994, mungkin bebatuan yang ada di sekeliliing gua ini sudah menjadi hiasan cincin yang ada di tangan Anda.

6. Monumen Van Der Wijck

Sumber Foto: www.wisatamu.com
Sumber Foto: www.wisatamu.com

Monumen Van Der Wijck, adalah monumen yang dibangun pada era pemerintahan Hindia-Belanda. Terletak di kantor pelabuhan Brondong, Lamongan. Kapal Van der Wijck ini juga disebut sebagai Titanic –nya Indonesia yang dibuat di Fijenoord Rotterdam, Belanda pada tahun 1921.

Ulama yang juga ulama, Buya Hamka juga mengabadikan kisah kapal ini ke dalam karyanya yang diberi judul ‘Tenggelamnya Kapal Van de Wijck’. Karyanya itu terispirasi dari kisah tenggelamnya kapal ini di perairan pesisir utara Pulau Jawa pada tahun 1936.

7. Makam Sunan Drajat

Sumber Foto: lamonganoke.wordpress.com
Sumber Foto: lamonganoke.wordpress.com

Sunan Drajat adalah salah satu dari anggota Walisongo yang sangat berjasa dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa khususnya di Kabupaten Lamongan dan sekitarnya. Lokasi makamnya berjarak sekitar dua jam perjalanan dari pusat Kota Lamongan
Situs makam Sunan Drajat mengalami pemugaran sejak tahun 1992 hingga 1994 sehingga kini lebih nyaman untuk didatangi para pengunjung yang ingin berziarah.

8. Museum Sunan Drajat

Salah satu sudut museum Sunan Drajat lengkap koleksinya. SumberFoto: lamonganoke.wordpress.com
Salah satu sudut museum Sunan Drajat lengkap koleksinya. SumberFoto: lamonganoke.wordpress.com

Museum ini masih berada di satu kawasan dengan makam Sunan Drajat. Tepatnya berada di Desa Drajat, Kec. Paciran, Kabupaten Lamongan. Di lokasi ini Anda bisa menemukan banyak koleksi peninggalan Sunan Drajat seperti buku, lontar, batik, bedug, gamelan, bambu, kulit, keramik, baju besi, perunggu dan masih banyak lagi.

9. Bendungan Babat

Sumber Foto: www.panoramio.com
Sumber Foto: www.panoramio.com

Bendungan Babat merupakan bendungan berukuran raksasa yang dibangun di atas sungai Bengawan Solo. Bendungan ini berfungsi sebagai pengendali banjir dan juga sebagai pemasok air di daerah Rawa Jabung dan Sudetan Bengawan.

Selain difungsikan sebagai bendungan, tempat ini juga selalu ramai dikunjungi waga Lamongan. Di bendungan ini akan banyak orang datang untuk berjogging, atau hanya sekedar menikmati suasana sejuknya rindang pohon di sekiran bendungan.

10. Desa Sendang Duwur

Sumber Foto: www.youtube.com
Sumber Foto: www.youtube.com

Desa Wisata Sendang Duwur bisa menjadi tujuan wisata menarik di Lamongan. Desa ini berada di ketinggian 72 mdpl tepatnya di desa Sendang Duwur Kec. Paciran. Dari atas bukit, Anda bisa pemandangan langsung ke arah Laut Jawa.

Desa yang telah ditetapkan sebagai desa wisata ini, merupakan sebuah kawasan pedesaan yang memiliki karakteristik khusus dengan kearifan lokal penduduknya serta tradisi dan budaya yang masih asli.

Selain itu, Desa Sendang Duwur ini juga didukung dengan potensi sebagai pusat kerajinan batik tulis, kerajinan perhiasan emas dan perak. (inf)

Respon Anda?

komentar