Kampung Halaman Dibom, Jokowi Tetap Mudik ke Solo

1836
Pesona Indonesia
Jokowi. Foto: Indopos
Jokowi. Foto: Indopos

batampos.co.id – Aki bom bunuh diri di Mapolresta Solo, Selasa pagi (5/7/2016) diduga diarahkan hanya untuk polisi, bukan ke Presiden Joko Widodo. Jokowi pun akan tetap bertolak ke kampung halamannya, Solo, Rabu (6/7/2016) besok.

“Serangan bom bunuh diri di objek kepolisian, bukan untuk memberi pesan kepada Jokowi,” kata Divhumas Polri Brigjen Agus Rianto.

“Kalau dilihat, targetnya adalah Polri dan itu mereka buktikan hari ini. Dapat diperkirakan tidak berkaitan dengan Pak Presiden,” tegas Agus, lagi, di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Sebelumnya banyak kalangan menilai bahwa teror di Mapolresta Solo bisa jadi sebagai simbol ancaman terhadap Presiden Jokowi. Sebab, Solo adalah tanah kelahiran Jokowi.

Agus pun menampik anggapan tersebut. Menurutnya, teroris saat ini menjadikan anggota maupun simbol-simbol Polri sebagai target serangan. Sebab, selama ini, Polri yang melakukan penanganan dan menangkap para teroris di Indonesia.

“Target mereka selain hal berbau asing atau barat adalah polisi. Seperti diketahui di bom Thamrin, mereka juga menargetkan aparat kepolisian. Karena polisi dianggap menjadi penyebab dan penghalang tujuan yang mereka capai. Akhirnya menambah sasaran termasuk anggota Polri,” jelas Agus.

Sementara itu, jelas Agus, pihaknya sudah mensinyalir bahwa teroris tengah merencanakan aksinya. Menanggapi itu, status warning terorism sudah dinyalakan sejak operasi Ramadniya 2016 dimulai.

“Kita punya kemampuan analisa dan berupaya maksimal mungkin mencegah. Kalaupun terjadi tidak berdampak,” kata Agus. (Mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar