Ratusan Kendaraan R2 Dan R4 Padati Pelabuhan ASDP Telaga Punggur Batam

896
Pesona Indonesia
Ratusan warga Batam mengantri masuk kapal roll on roll off (roro) Telagapunggur tujuan ke Tanjunguban dan Bintan, Kamis (7/7). Warga Batam ini memanfaatkan hari lebaran idul fitri membawa kendaraannya menggunakan kapal roro tujuan Tanjunguban dan Bintan. F. Dalil Harahap/Batam Pos
Ratusan warga Batam mengantri masuk kapal roll on roll off (roro) Telagapunggur tujuan ke Tanjunguban dan Bintan, Kamis (7/7). Warga Batam ini memanfaatkan hari lebaran idul fitri membawa kendaraannya menggunakan kapal roro tujuan Tanjunguban dan Bintan. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Memasuki lebaran kedua Idul fitri 1437 Hijriah, Kamis (7/7). Ratusan Kendaraan roda dua dan empat  memadati Pelabuhan PT ASDP Telaga Punggur, dengan menunggu kedatangan kapal roll on roll off (roro)  berjam-jam di area pelabuhan.

“Sudah dari jam 9 pagi tadi nunggu disini. Mau berangkat sama keluarga ke tempat saudara di Tanjungpinang,” ujar salah satu penumpang Kapal roro, Effendy Abdullah kepada Batam Pos.

Effendy mengatakan kepadatan kendaraan yang terjadi di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur ini merupakan hal yang wajar, mengingat jumlah penumpang tentunya meningkat dari hari biasa, karena perayaan hari lebaran.

“Setiap tahun memasuki lebaran memang ramai disini. Malahan masih mending tahun ini dibandingkan tahun lalu jumlah kepadatannya lebih besar,” katanya.

Ia menuturkan, seharusnya ada alternatif lain yang bisa menjadi jalan pintas, agar tidak menimbulkan kepadatan kendaraan di Pelabuhan ini, seperti mempersiapkan proyek jembatan Batam-Bintan (Babin) yang bisa menjadi alternatif lain, sehingga tidak akan menimbulkan kepadatan kendaraan.

“Bagusnya lagi kalau proyek jembatan babin bisa secepatnya dibuat dan dioperasikan,  pastinya akan sangat membantu sekali,  dan tentunya akan cepat sampai ketujuan. Tidak nunggu-nunggu lagi seperti ini,” terangnya.

Sementara itu, General Manager Pelabuhan PT ASDP Telaga Punggur, Endin mengatakan kepadatan kendaraan yang terjadi tidak berkaitan dengan mudik, karena semua kendaraan yang berangkat bertujuan untuk silaturahmi dan berlibur ke tempat sanak saudara.

“Kepadatan kendaraan ini bukan rangkaian dari arus mudik, karena kalau arus mudik puncaknya H-1 kemarin,” ujarnya.

Ia menuturkan pihaknya, saat ini sudah melakukan antisipasi terhadap kepadatan kendaraan yang terjadi dengan menambah 1 armada kapal roll on roll off (roro), serta memberlakukan jadwal paket setiap 1 jam bongkar muat kapal, sehingga kepadatan kendaraan dapat teratasi.

“Kita pastikan jam 8 malam nanti, semua kendaraan sudah berangkat, karena setiap 1 jam, bahkan 45 menit, kapal akan langsung datang mengangkut penumpang dan kendaraan mobil dan motor,” jelasnya. (cr20)

Respon Anda?

komentar