Semifinal Euro 2016: Jerman vs Prancis, Ini Fakta-Fakta Menariknya

1789
Pesona Indonesia
Grafis: pojoksatu
Grafis: pojoksatu

batampos.co.id – Juara Piala Dunia 2014, Jerman, akan duel dengan tuan rumah Prancis di semifinal Euro 2016. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Velodrome, Marseille, Jumat (8/7/2016) dini hari WIB itu bakal berjalan sengit. Kedua timnas tak ingin jadi pecundang .

Kedua tim ini sama-sama difavoritkan menjuarai Euro 2016. Namun “final” dini memaksa mereka harus saling bantai.

BerikutĀ  fakta-fakta menarik jelang laga Jerman vs Prancis:

1. Ini akan jadi pertemuan kelima antara Jerman dan Portugal di putaran final turnamen besar, namun bentrok pertama di ajang Euro.

2. Prancis memenangkan pertemuan pertama kedua tim (6-3 pada 1958), kemudian Jerman memenangkan tiga duel berikutnya, menang adu penalti pada 1982, 2-0 pada 1986 dan 1-0 pada Piala Dunia 2014.

3. Alain Giresse merupakan pemain terakhir Prancis yang mampu membobol gawang Jerman di putaran final turnamen besar. Yaitu pada semifinal Piala Dunia 1982.

4. Prancis selalu kebobolan dalam empat pertemuan terakhir lawan Jerman di putaran final turnamen besar.

5. Prancis dan Jerman terakhir kali bentrok pada 13 November 2015. Anak asuh Didier Deschamp menang 2-0 pada laga persahabatan yang berlangsung di Stade de France.

6. Jerman selalu mampu menembus babak semifinal dalam enam turnamen besar terakhir yang mereka ikuti. Yaitu Piala Dunia 2006, Euro 2008, Piala Dunia 2010, Euro 2012, Piala Dunia 2014 dan Euro 2016). Catatan terbaik negara Eropa sejauh ini.

7. Namun Jerman belum bisa mengakhiri paceklik gelar mereka di Euro yang sudah berlangsung 20 tahun. Terakhir Jerman menjuarai Piala Eropa terjadi 20 tahun silam, pada Euro 1996.

8. Jerman menang 14 kali dalam 18 pertandingan terakhir meraka di turnamen besar. Imbang tiga kali dan hanya sekali kalah, yaitu pada semifinal Euro 2012, 1-2 lawan Italia.

9. Jerman mencatat clean sheets terbanyak sepanjang perhelatan Euro 2016, 4 kali dalam lima laga. Sepanjang turnamen ini gawang Jerman yang dijaga Manuel Neuer hanya bobol sekali lewat penalti Leonardo Bonucci (Italia) pada perempat final.

10. Rata-rata ball possession Jerman di babak penyisihan grup mencapai 72 persen. Lalu mengalami penurunan di fase knockout menjadi 61 persen.

11. Jerman merupakan satu-satunya tim yang mencatat lebih dari 1.000 umpan di area pertahanan lawan (1.016 umpan) sepanjang turnamen Euro 2016.

12. Jerman memenagkan enam adu penalti terakhir mereka di turnamen besar. Terakhir kali Der Panzer kalah di drama tos-tosan terjadi 40 tahun lalu, partai final Euro 1976 menghadapi Czechoslovakia.

13. Prancis menembus babak semifinal turnamen besar untuk pertama kali sejak Piala Dunia 2006.

14. Prancis tidak terkalahkan dalam 17 pertandingan terakhir di turnamen besar yang berlangsung di Prancis, menang 15 kali dan imbang 2 kali. Terakhir kali mereka kalah pada Piala Eropa pertama, Juli 1960 melawan Czechoslovakia (0-2).

15. Prancis menjadi tim paling produktif di Euro 2016 dengan mencetak 11 gol dalam lima laga. Mereka tidak pernah mencetak banyak gol di turnamen besar sejak Euro 2000 (13 gol).

16. Sebanyak 45 persen gol Prancis di Euro 2016 dicetak melalui sundulan (5 dari 11 gol).

17. Prancis hanya sekali kalah dari 12 kali penampilannya di Stadion Velodrome (menang 8 dan imbang 3 kali). Kekalahan (0-2) itu terjadi saat menghadapi Argentina dalam sebuah laga persahabatan pada Februari 2009.

18. Jerman baru sekali tampil di Velodrome. Yaitu saat menghadapi Prancis dalam laga persahabatan pada September 1968 (1-1).

19. Thomas Muller belum pernah mencetak gol dalam 10 pertandingan di Euro. Muller juga gagal melaksanakan tugas sebagai algojo penalti saat drama adu penalti melawan Italia di babak perempat final Euro 2016. Padahal Muller telah mencetak 10 gol dalam 13 penampilannya di Piala Dunia.

20. Jerman tidak akan diperkuat Mario Gomez pada sisa pertandingan di Euro 2016 karena cedera. Gomez merupakan pencetak gol terbanyak Jerman di Euro di bawah Jurgen Klinsmann (5 gol).

21. Bastian Schweinsteiger sudah bermain sebanyak 37 laga di turnamen besar. Caps terbanyak bersama Miroslav Klose di Piala Dunia dan Euro.

22. Mesut Ozil merupakan satu-satunya pemain yang selalu jadi starter dalam 24 pertandingan Jerman, termasuk di Piala Dunia 2010. Gelandang Arsenal itu menjadi penyumbang assist terbanyak bagi Jerman dalam empat turnamen besar terakhir yang mereka ikuti (8 assist).

23. Sejak Mats Hummels melakoni debut pada Mei 2010, Jerman telah memenangkan 72.5% pertandingan tanpa diperkuat sang bek (29 dari 40 laga). Sebaliknya, Jerman hanya mampu memenangkan 60% pertandingan jika Hummels dimainkan (30 dari 50 laga). Hummels sendiri dipastikan absen di laga semifinal lawan Prancis karena akumulasi kartu.

24. Olivier Giroud selalu mencetak gol ketika dimainkan sebagai starter melawan Jerman. Gol pertamanya untuk Prancis dicetak ke gawang Jerman pada Februari 2012 di Bremen.

25. Giroud mencetak empat gol dan memberikan tiga assist dalam enam kali jadi starter di turnamen besar.

26. Antoine Griezmann telah mencetak gol/assist paling banyak dibanding pemain lain di Euro 2016 (4 gol, 2 assist).

27. Empat gol yang dicetak Griezmann di Euro 2016 merupakan koleksi terbanyak pemain Prancis di turnamen besar sejak Michel Platini menjadi top skor di Euro 1984 (9 gol). (fat/pojoksatu)

Respon Anda?

komentar