Usai Teror Bom Solo, Kemenpar: Jangan Takut Berwisata

1180
Pesona Indonesia
Menteri Pariwisata, Arief Yahya.Foto: istimewa
Menteri Pariwisata, Arief Yahya.Foto: istimewa

batampos.co.id – Bom bunuh diri di Mapolresta Solo, Selasa (5/7/2016) telah berlalu. Kepolisian RI memastikan teror itu hanya ditujukan pada polisi, bukan pihak lain. Masyarakat pun dimibta tetap memanfaatkan waktu libur lebaran untuk berwisata.

Menpar Arief Yahya mengatakan kondisi tempat-tempat wisata seluruh tanah air tetap aman dan kondusif seperti sebelumnya.

“Sementara ini tidak ada indikasi terorisme ke arah tempat-tempat wisata, sehingga para wisatawan baik wisnus maupun wisman, tidak perlu khawatir. Tidak perlu menunda rencana bertamasya ke atraksi-atraksi wisata,” kata Arief Yahya.

Sebagaimana diketahui, telah terjadi bom bunuh diri di depan Mapolresta Solo pada tanggal 5 Juli 2016 pukul 07.30. Pelaku yang menggunakan sepeda motor berusaha masuk menerobos halaman Mapolresta, namun tidak berhasil karena saat menerobos seorang diri, seorang anggota Provos menghalanginya. Pelaku balik arah dan langsung meledakkan bom yang dibawanya.

Kapolri Badrodin Haiti menyatakan bahwa pelaku langsung meninggal dunia, sedangkan anggota provos yang bernama Bripka Bambang Adi mengalami luka-luka.

Laporan dari kepolisian setempat menyatakan bahwa situasi sudah dapat dikendalikan, aman dan kondusif. Sementara itu, penjagaan di tempat-tempat ibadah serta tempat-tempat umum dan terbuka di jaga seperti biasanya, sebagaimana biasa dalam operasi pengamanan hari raya.

Kapolri Jendral Badrodin Haiti meminta agar jajaran Kepolisian meningkatkan kesiagaaan dan melakukan penyelidikan segera terhadap pelaku bom bunuh diri.

Presiden Joko Widodo mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan beribadah secara khusyuk, serta tidak takut terhadap aksi teror ini.

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo juga menegaskan Solo tetap dalam kondisi aman dan nyaman untuk berlebaran. Acara takbir bersama yang telah diagendakan akan tetap berjalan. Demikian pula semua acara yang telah dipersiapkan Pemkot untuk meramaikan lebaran di Solo tetap dilaksakan sesuai rencana.

“Saya imbau seluruh warga maupun pemudik yang akan datang ke Solo tetap tenang. Solo tetap dalam kondisi aman. Acara takbiran bersama akan tetap dilaksanakan nanti malam. Kami akan semakin meningkatkan pengamanan dengan melakukan koordinasi dengan semua pihak, baik TNI, Polri, Satpol PP, hingga Linmas,” ujar walikota.

Selain itu, sejumlah agenda kegiatan kesenian yang dipersiapkan Pemkot dalam rangkaian mata acara ‘Bakdan ing Solo’ juga tetap akan berlangsung. “Tidak ada penundaan. Semua tetap berjalan. Aman. Jangan panik,” tegasnya.

Tanggapan dari warga Solo secara umum jika di pantau di berbagai media sosial terlihat tetap positif. Mereka menggangap kondisi tetap aman dan mereka tidak terpengaruh terhadap isu bom yang baru saja terjadi disana.

Seorang warga Solo, Deny, misalnya, menulis di laman facebooknya, bahwa “Solo tetap aman, tentram dan damai”. (inf)

Respon Anda?

komentar