Hanya 10 Hari, Terjadi 103 Pelanggaran Lalu Lintas

432
Pesona Indonesia
Operasi Simpatik Seligi 2016 di lapangan Pamedan Tanjungpinang, Jumat (4/3). Foto:Yusnadi/Batam Pos
Operasi Simpatik Seligi 2016 di lapangan Pamedan Tanjungpinang, Jumat (4/3). Foto:Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang mencatatat selama pelaksanaan Operasi Ramadniya Seligi 2016, yang di mulai sejak (30/6) hingga (9/7), terdapat 103 pelanggaran lalu lintas dengan rincian 45 tilang dan 58 teguran serta kejadian laka lantas satu kasus.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Kristian Siagian melalui Kabag Ops Kompol Sujoko mengatakan kesadaran masyarakat dalam bertransportasi masih rendah. Hal itu dapat dilihat dari hasil evaluasi operasi Ramadniya yang dilaksanakan.

”Masih banyak ditemukan masyarakat pengguna sepeda motor yang berboncengan tidak menggunakan helm ganda (helda),” ujar Sujoko, Sabtu (9/7).

Dikatakan Sujoko, selama operasi Ramadniya, kasus kriminalitas di Tanjungpinang yang diterima pihaknya sebanyak tiga perkara dengan rincian satu kasus penipuan dan dua kasus curanmor.

”Secara umum, pelaksanaan operasi di wilayah Tanjungpinang dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Sujoko.

Sementara itu, tambah Sujoko, jumlah pemudik di Tanjungpinang dari dua pintu masuk yakni Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) dan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) selama 10 tercatat mencapai 62.023 orang. Yang mana rinciannya yang datang melalui bandara sebanyak 2.333 orang dan berangkat 3.090 orang dengan total 5.423 orang. Sedangkan di pelabuhan SBP yang datang sebanyak 27.061 orang dan yang berangkat sebanyak 29.539, total jumlah 56.600 orang.

”Operasi di dua pintu masuk tersebut masih kami lakukan hingga (13/7) mendatang. Karena sebagai pintu gerbang utama aktifitas dan mobilitas manusia yang pergi dan datang ke Tanjungpinang akan tetapi diberikan pelayanan dan pengamanan,” ucap Joko.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, lanjut Sujoko, sesuai dengan arahan Kapolres Tanjungpinang, jajaran di minta agar di tingkatkan dalam deteksi dini dalam pelaksanaan penyelidikan, penyidikan, turbinjali, kamseltibcar lantas.

”Selain itu tingkatkan pengamanan ditempat umum, tempat keramaian, wisata dan lingkungan perumahan. Fungsi Binmas dan Babinkamtibmas agar lebih diberdayakan,” pungkasnya.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar