Bolos Masuk Kerja Hari Ini, Tunjangan PNS Dipotong10 Persen

578
Pesona Indonesia
Ilustrasi PNS. foto:jpnn
Ilustrasi PNS. foto:jpnn

batampos.co.id – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bintan mengultimatum kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan wajib masuk kerja hari ini, Senin (11/7). Sebab jika didapati ada pegawai yang bolos, khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) maka akan dikenakan sanksi pemotongan tunjangan tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja setiap harinya. Sedangkan untuk tenaga honor kantor maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) hanya akan diberikan sanksi tertulis.

“Hari ini kita akan melaksanakan absensi pegawai. Jika nantinya ada pegawai yang bolos maka akan kita kenakan sanksi tegas,” ujar Kepala BKD Bintan, Irma Annisa usai dikonfirmasi.

Sanksi tegas yang diterapkan khusus PNS ini bedasarkan dikeluarkannya himbauan tegas dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI Nomor : B/2337/M.PANRB/06/2016 tanggal 27 Juni 2016 tentang himbauan tidak memberikan cuti tahunan sesudah cuti bersama Idul Fitri 1437H. Kemudian ditindaklanjuti dengan diterbitkannya himbauan Bupati Bintan Nomor : 800/BKD/715. Dalam himbauan Bupati Bintan ditegaskan bagi pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan dari 1-11 Juli 2016 akan diberikan tindakan pemotongan tunjangan tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja sebesar 10 persen setiap harinya.

Jadi agar terhindar dari sanksi tersebut, lanjutnya, dihimbau kepada seluruh pegawai yang mengabdi di lingkungan Pemkab Bintan untuk masuk kerja sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Apalagi saat cuti bersama tak ada satupun pegawai yang mengajukan permohonan cuti ke BKD, sehingga dapat dipastikan 100 persen pegawai hadir untuk mengikuti beberapa agenda rutin tahunan pasca lebaran.

“Ingat saya sudah membuat surat kepada Pak Wabup (Dalmasri Syam) bahwa tak ada pegawai yang ajukan cuti. Jadi 100 persen pegawai wajib hadir untuk ikuti apel bersama dan halalbihalal. Tak ada alasan lagi untuk bolos,” tegasnya.

Ditambahkannya, agar himbauan dari Kemenpan RB dan Bupati Bintan bisa berjalan semestinya. Diminta seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ataupun kepala dinas untuk pro aktif mengawasi, mengecek dan mendata kehadiran aparaturnya di instansi masing-masing.

“Kita minta kepada kepala dinas untuk lakukan absensi juga kepada pegawainya. Kemudian sampaikan laporan absensi itu kepada saya. Nanti saya yang akan melanjutkannya kepada Pak Bupati (Apri Sujadi),” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar