Putri Politisi PKS Berumur 4 Tahun Dibunuh dan Dibakar Tetangganya

1732
Pesona Indonesia
Neysa Nur Azlya (4) Putri Politisi PKS yang ditemukan terbunuh dan dibakar pelaku. Foto: Istimewa
Neysa Nur Azlya (4) Putri Politisi PKS yang ditemukan terbunuh dan dibakar pelaku. Foto: Istimewa

batampos.co.id – Kejam, sadis, dan tidak berprikemanusiaan. Bocah empat tahun, Neysa Nur Azlya, yang belum mengerti apa-apa ditemukan tewas. Tak hanya itu, tubuh mungil anak perempuan ini juga dibakar oleh pelaku.

Belakangan diketahui kalau bocah korban pembunuhan keji di kawasan Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim), ternyata merupakan anak politisi PKS.

Ayah korban, Faturahman tercatat sebagai Ketua DPC PKS kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur, Kaltim.

Hal ini dibenarkan Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufrie.

“Ananda Neysa, putri Sdr Faturrahman, Ketua DPC PKS Kec. Sangkulirang, Kab. Kutai Timur, Kaltim. Bocah tak brdosa dibunuh keji. @DivHumasPolri,” cuit dia melalui akun @SalimSegaf.

Salim menilai bahwa menunjukan bahwa kekerasan terhadap anak di Indonesia belum padam

“Terbunuhnya Ananda Neysa (5) di Kaltim tunjukkan kekerasan terhadap Anak merupakan salah 1 bahaya utama di Indonesia. @komnas_anak @kpaiMR @KemensosRI,” jelas dia.

Eks menteri sosial di era pemerintah SBY itu meminta agar polisi segera menangkap pelaku.

“Kepada @Polreskutim @Poldakaltim didorong tangkap pelaku & ungkap pembunuhan keji. Agar tak ada lagi anak jadi korban,” pungkas dia.

Seperti diketahui, kasus pembunuhan yang menimpa bocah malang bernama Neysa Nur Azlya menyita perhatian publik.

Neysa, yang masih berumur 4 tahun, dibunuh secara keji. Bahkan, pelaku yang diduga tetangga korban tega membakar mayat Neysa usai menghabisi nyawanya.

Sempat dikabarkan hilang pada Kamis (7/7/2016) lalu, jenazah korban ditemukan Minggu (10/7/2016) di hutan yang berjarak sekitar 45 meter dari halaman belakang kantor rumah sakit Pratama sekitar pukul 10.55.

Lokasinya di Desa Benua Baru Ulu, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Kondisinya mengenaskan, mayat korban hangus terbakar.

Berdasar informasi yang diperoleh Radar Kutai Timur (JawaPos Group) dari sejumlah anggota kepolisian, pelaku pembunuhan diduga tetangga korban, Ij alias Ijur, 45.

Ayah korban, Faturahman mengatakan, saat hari lebaran kedua Kamis lalu (7/7/2016), Neysa tiba-tiba dibawa Ijur dengan sepeda motor.

Kejadiannya sekitar pukul 10.00, ketika itu keluarga Faturahman tengah merayakan Idul Fitri.

Lantaran korban tidak pulang, pria itu mendatangani rumah Ijur sekitar pukul 13.00.

“Ijur mengaku tidak mengetahui keberadaan Neysa. Dia membantah telah membawa anak saya,” ujarnya kepada Radar Kutai Timur.

Selepas itu, Faturahman lantas kembali ke rumah.

Namun, Sabnah, ibu korban, masih penasaran. Faturahman pun kembali ke rumah Ijur.

“Ijur sudah menghilang dan hingga kini keberadaannya tidak diketahui,” jelas dia.

Lantaran khawatir, Faturahman dan Sabnah (Ibu Korban) langsung melapor ke Polsek Sangkulirang, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

”Sampai saat ini, dia (Ijur, Red) enggak ada kabarnya. Keluarganya juga tidak tahu ke mana dia pergi,” lanjut Faturahman.

Kapolsek Sangkulirang AKP Sujarno yang dikonformasi mengatakan pihaknya sedang melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi. Selain itu, pihaknya masih mempelajari motif pembunuhan korban.

”Semua data terkait kasus ini sedang kami kumpulkan. Begitu juga dengan para saksi yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut,” tuturnya. Termasuk, keterangan saksi pertama yang melihat korban ketika menghilang dari rumah.

”Baju yang sebelumnya dia (korban, Red) kenakan masih melekat di badannya,” kata Sujarno.(drh/aj/mam/JPG) ¬†

 

Respon Anda?

komentar