Tertidur Pulas, Sukardi Tak Sadar Rumahnya Disantroni Maling

439
Pesona Indonesia

malingbatampos.co.id – Sukardi, 48, warga Jalan Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas, terkejut ketika melihat isi rumahnya sudah berantakan akibat disatroni maling, Jumat (8/7) sekitar pukul 7.00 WIB. Maling yang belum diketahui indetitasnya ini masuk ke rumah dengan membobol jendela sewaktu pasangan suami istri (pasutri) dan tiga anaknya tersebut tertidur pulas.

“Saat sadar dari tidur saya melihat rumah sudah berantakan. Ketika dilakukan pengecekkan ternyata maling masuk ke dalam rumah dengan cara merusak jendela,” ujar Sukardi saat dikonfirmasi, Sabtu (9/7).

Dikatakannya, maling berhasil masuk ke rumahnya sekira pukul 3.30 WIB. Saat kejadian semua yang mendiami rumah ini dalam keadaan tidur pulas. Bahkan ketika maling masuk ke dalam kamar dan beraksi menjarah semua barang berharga miliknya tak ada satupun yang sadar dengan kejadian itu.

Namun ia tersadar sekitar pukul 7.00 WIB. Ketika dilakukan pengecekkan ada barang berharga miliknya yang raib dijarah maling. Diantaranya tujuh unit handphone (Hp) berbagai merek, kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan uang tunai Rp 10 juta.

“Memang dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa ataupun nyawa. Namun saya mengalami kerugian materil mencapai Rp 30 jutaan,” katanya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Arya Tesa Brahmana mengakui tidak mengetahui adanya kasus pencurian di rumah warga Jalan Bangun Rejo. Pasalnya Polsek Bintan Timur tidak memberikan laporan terkait kejadian itu kepadanya.

“Tak ada laporan masuk. Karena Kejadian di wilayah hukum Polsek Bintan Timur. Nanti saya tanyakan sama kapolseknya,” katanya.

Arya menambahkan walaupun tak ada laporan masuk kasus ini akan diselidikinya. Namun agar kejadian serupa tidak terjadi kembali, diharapkan kepada seluruh masyarakat Bintan untuk berhati-hati dan selalu waspada dengan kondisi lingkungan sekitar.

“Jangan mudah percaya dengan orang lain. Jika mendapati hal yang mencurigakan diminta segera melaporkan ke RT/RW dan kepolisian setempat,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar