Bikin Rusak Jalan, Warga Hadang Truk Pengangkut Tanah Reklamasi Harbour Bay

750
Pesona Indonesia
Warga memasang kursi kayu mencegah keluar masuk truk pengangkut tanah untuk reklamasi laut kawasan Harbour Bay Batam, Selasa (12/78/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Warga memasang kursi kayu mencegah keluar masuk truk pengangkut tanah untuk reklamasi laut kawasan Harbour Bay Batam, Selasa (12/78/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Warga Pantai Stres Kelurahan Sei-Jodoh Batuampar memblokir jalan dan menghadang truk pengangkut tanah untuk reklamasi kawasan Harbour Bay, Selasa (12/7/2016).

Aksi ini dilakukan karena warga kesal jalan di depan rumah mereka menjadi hancur akibat aktifitas lalu lalang truk pengangkut tanah tersebut.

Warga menuntut pihak Harbour Bay segera melakukan perbaikan jalan yang kondisinya sangat memperihatinkan itu.

Sebagai bentuk protes, warga menutup jalan dengan menggunakan kayu dan berdiri di tengah-tengah jalan mencegah mobil pengangkut tanah melintasi jalan untuk aktivitas reklamasi. Akibat aksi tersebut, beberapa mobil tertahan dan tidak dapat keluar.

Lurah Sei Jodoh, Imam Tohari yang dijumpai di lokasi menuturkan aksi ini bermula dari kegiatan penimbunan di kawasan Harbour Bay yang berdampak pada masyarakat dan jalanan rusak.

“Akibat jalan rusak ini, banyak masyarakat yang terjatuh. Makanya mereka meminta jalan ini segera diperbaiki,” ungkapnya.

Pantauan batampos.co.id di lapangan, aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga tersebut tetap diawasi polisi dan petugas Satpol PP kecamatan setempat.

Pihak Harbourbay sendiri merespon tuntutan warga. Mereka berjanji akan segera memperbaiki jalanan yang rusak akibat aktifitas truk pengangkut tanah.

“Dari pertemuan yang sudah dilakukan, kontraktor bersedia untuk memperbaiki jalan ini,” kata Imam. (eggi)

Respon Anda?

komentar