Bupati Anambas Geram, Kepala Dinas Bolos, Baru 60 Persen Pegawai Masuk Kerja

709
Pesona Indonesia
Kantor Bupati Anamas di hari pertama kerja setelah libur lebaran. foto:syahid/batampos
Kantor Bupati Anamas di hari pertama kerja setelah libur lebaran. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris mengaku kecewa. Penyebabnya, pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran, hanya sekitar 60 persen saja dari 4 ribu pegawai yang masuk kerja. Sisanya 40 persen belum masuk kerja. Bahkan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Yang kelihatan dilapangan hanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Sementara itu unsur pimpinan banyak yang tidak hadir. Meski demikian upacara tetap dilaksanakan.

“Seharusnya kepala dinas dapat memberi contoh yang baik terhadap bawahannya. Namun saya masih beri toleransi untuk hari ini. Besok segera BKD lakukan sidak (inspeksi mendadak),” ungkapnya dengan nada kesal ketika memimpin apel rutin di halaman kantor Bupati, Senin (11/7) pagi.

Bupati berharap semua kepala SKPD yang melakukan mudik lebaran agar dapat kembali di Anambas secepatnya, sebab hari ini kapal feri yang berangkat dari kota Tanjungpinang menuju Anambas melayani pelayaran. Kapal tersebut khusus mengangkut para pemudik yang tidak dapat ikut berangkat menggunakan kapal Pelni sebelumnya. Ia tidak mau mendengar alasan yang tidak masuk akal, terkecuali bagi PNS yang sudah mendapatkan cuti.

Ia berharap kepada seluruh SKPD untuk dapat meningkatkan disiplin. Hal ini berguna untuk membangun sikap pemimpin yang lebih bertanggung jawab dengan waktu dan pekerjaannya. “Saya tidak ingin seluruh PNS yang bekerja di lingkungan Pemkab Anambas tidak disiplin,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Disiplin dan Kesra di Bagian Kepegawaian Daerah (BKD) Nurgayah, mengatakan hari ini PNS yang hadir mengikuti upacara apel pagi tadi sebanyak 60,13 persen dan sisanya belum hadir artinya Tanpa Keterangan (TK). Namun ia menambahkan kapal feri yang mengangkut para pemudik pada hari ini banyak para PNS yang akan kembali ke Anambas.

Diakuinya besok pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak ke setiap SKPD, namun bagi para PNS yang tidak masuk kantor pada hari tetap akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku, artinya pemotongan gaji akan tetap dilakukan.

“Besok kami akan gelar sidak sesuai dengan arahan Bupati. Hal itu perlu dilakukan demi terciptanya PNS yang disiplin”, jelasnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar