Defisit, Normalisasi Drainase Ditunda

728
Pesona Indonesia
Petugas Kebersihan membersihkan drainase di kawasan jalan pemuda dan jalan Sei Jang Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos
Petugas Kebersihan membersihkan drainase di kawasan jalan pemuda dan jalan Sei Jang Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang terpaksa menunda rencana normalisasi drainase di Jalan Perintis dan Seijang. Pembatalan Ini disebabkan dipangkasnya dana rutin sebesar Rp 750 juta, yang merupakan sumber biaya pembangunan drainase, sebagai akibat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang tahun 2016.

“Karena defisit, ada sejumlah pekerjaan yang diusulkan dicoret. Dan yang sudah pasti salah satunya normalisasi drainase,” ujar Plt Kepala Dinas PU Kota Tanjungpinang, Amrialis, di Senggarang, Senin (11/7).

Amrialis mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Karena keterbatasan anggaran yang dimiliki. “Kami tergantung anggaran. Anggaran tersedia, baru kami bisa melaksanakan,” ujarnya.

Sekadar info, pembangunan dan normalisasi drainase merupakan pekerjaan penting untuk mencegah banjir di Kota Tanjungpinang. Sebab, menurut Amrialis, penyebab utama banjir yang kerap terjadi di Kota Tanjungpinang adalah saluran drainase yang bermasalah, yang berakibat terhadap tersumbatnya aliran air yang seharusnya langsung bermuara ke laut.

“80 persen drainase di perkotaan bermasalah. Dan sejak tahun 1980-an belum ada pembenahan yang maksimal,” ujar Amrialis.

Selain pembangunan drainase, kegiatan di Dinas PU Kota Tanjungpinang lainnya yang ditunda, antara lain revitalisasi Stadion Sulaiman Abdullah dan DED rutinitas Kota Tanjungpinang.

Untuk tahun ini, jumlah kegiatan pasti yang dilaksanakan Dinas PU Kota Tanjungpinang, yaitu 11 paket di Bidang Bina Marga, dan Bidang Cipta Karya sebanyak 5 paket kegiatan. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar