Ini TPS di Batam yang Sampahnya Masih Menumpuk

671
Pesona Indonesia
Sampah meluber di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji, Senin (11/7/2016). Banyak sampah yang tidak diangkut oleh DKP di berbagai titik yang mengakibatkan penumpukan dan bau menyengat. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Sampah meluber di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji, Senin (11/7/2016). Banyak sampah yang tidak diangkut oleh DKP di berbagai titik yang mengakibatkan penumpukan dan bau menyengat. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id -Tumpukan sampah masih terlihat di beberapa TPS (tempat pemuangan sementara) di Batam. Bau busuk semakin menyengat karena sampah dipenuhi belatung. Bila dibiarkan mengancam kesehatan warga.

Pantauan koran Batam Pos (grup batampos.co.id), sampah masih menumouk di pinggir jalan menuju Perumahan Aster Raya, Bukit Sakinah, Mutiara Indah, dan Gurindam Raya di Kelurahan Buliang Batuaji. Tumpukannya bahkan sudah menutupi sebagian badan jalan.  Belatung sudah banyak yang merayap ke jalan raya. Lalat juga semakin banyak.

“Kalau melintas dari sekitar tumpukan sampah ini harus sangat hati-hati. Setengan badan jalan sudah tertutup. Dan harus tutup hidung karena bau busuk,” kata Candra Bazalel, warga Perumahan Aster Raya.

Ia mengaku sudah melihat tumpukan sampah itu sejak seminggu lalu. Entah kenapa hingga saat ini tak kunjung diangkut.

Jarak tumpukan sampah dengan rumahnya hanya sekitar 300 meter. Sehingga bau busuk dari sampah sering tercium sampai dekat rumahnya. Lalat dari tumpukan sampah juga dikhawatirkan akan menebar penyakit untuk anak-anak di sekitar perumahan.

“Kalau sampahnya tak segera diangkut, akan semakin banyak lalat. Bisa menjadi sumber penyakit, terutama bagi anak-anak. Bisa diare,” katanya.

Beberapa waktu lalu, karena sampah yang sudah menggunung di sana, warga sempat membakar tumpukan sampah di sana. Sampah sempat berkurang, tetapi kini tumpukan sampah kembali menggunung. (ian)

Respon Anda?

komentar