Panglima TNI: Jangan Mau Jadi Sapi Perah Abu Sayyaf!

537
Pesona Indonesia
Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. (foto: jpg)
Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. (foto: jpg)

batampos.co.id – Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, sepertinya mulai geram dengan aksi penculikan dan penyanderaan  WNI yang sudah tiga kali dilakukan kelompok Abu Sayyaf di perairan dekat Filipina.

Gatot menilai, penyelesaian kejahatan kelompok itu sudah tidak bisa dilakukan dengan cara negosiasi.

“Menurut saya sih enggak ada negosiasi, kalo kita membayar terus, kan yang diminta uang, ya tinggal nunggu aja, mungkin kapan-kapan mereka datang ke sini untuk nyulik. Itu sama saja kita negara sapi perah. Jangan mau jadi bangsa sapi perah,” tegas Gatot di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (11/7).

Oleh karena itu, menurutnya, sudah tidak mungkin dilakukan negosiasi. Melain dengan tindakan nyata untuk penyelamatan dan menggempur kelompok militan yang bersembunyi di Filipina tersebut.

“Saya sampaikan apa pun akan saya lakukan untuk pembebasan. Dengan cara apapun juga. Sampai masuk ke sana pun akan saya lakukan apabila sudah ada izin. Karena ini sudah sangat keterlaluan,” ujarnya.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo juga sejak awal sudah menyatakan tidak ada negosiasi masalah uang dengan para penyandera. (flo/jpnn)

Respon Anda?

komentar