Seluruh Kios Liar Nagoya-Jodoh akan Ditertibkan

879
Pesona Indonesia
Deretan kios liar masih menjamur dan tumbuh subur di kawasan Jodoh, Minggu (15/5/2016). Pemko Batam akan membongkar paksa didaerah Jodoh dan Nagoya target berikutnya.  Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Deretan kios liar masih menjamur dan tumbuh subur di kawasan Jodoh, Minggu (15/5/2016). Pemko Batam akan membongkar paksa didaerah Jodoh dan Nagoya target berikutnya. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam akan menggusur puluhan kios liar di kawasan Nagoya dan Jodoh. Penertiban dilakukan karena akan adanya pelebaran jalan sekaligus mengembalikan estetika Kota Batam.

“Kita terus membenahi tatanan Kota Batam. Disini nantinya akan ada pelebaran jalan. Jadi tak ada lagi kios- kios disini,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi usai meninjau lokasi kios liar yang akan dibongkar, Senin (11/7/2016) pagi.

Baca Juga: Pekan Ini Simpang Rujak Digusur

Ia mengatakan sebelum penertiban, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada para pedagang kaki lima tersebut. Namun, meski sudah ada pemberitahuan ternyata masih ada pedagang yang tetap berjualan.

“Kita beri waktu paling lama dua minggu agar bisa membongkar kiosnya sendiri, kalau tidak ya dibongkar paksa,” terang Rudi.

Menurut dia, para pedangang itu tidak dibiarkan pindah begitu saja. Sebab, pihaknya sudah menyiapkan sekitar 27 kios sementara untuk para pedangang yang sudah terdata di Kawasan Nagoya New Town.

Kios itu dikatakan sementara karena Rudi berencana memindahkan seluruh pedangan ke pasar Induk Jodoh. Itupun setelah pembangunan pasa Induk Jodoh selesai.

Rudi juga meminta agar seluruh pihak mendukung penataan Kota Batam hingga rapi. Sehingga bisa memberi kenyamanan untuk masyarakat, khususnya warga Kota Batam.

“Sudah ada kesepakatan mereka pindah, dan ini kita sudah siapkan tempat baru,” kata dia.

Sementara Tyas salah seorang pedagang mengaku ikhlas direlokasikan ke tempat yang baru. Ia sadar jika tempat yang digunakan untuk berusaha merupakan tanah negara.

Wanita tersebut bersama suaminya membongkar sendiri kios yang telah ditempati bertahun- tahun lalu.

“Sudah ada pemberitahuan. Kita juga diberi waktu untuk membongkar sendiri,” ujar Tyas. (She)

Respon Anda?

komentar