Seniman Penyengat Gelar Lebaran Bersama

1441
Pesona Indonesia
Komunitas Seniman Muda Pulau Penyengat (KSM2P) menggelar lebaran bersama, Minggu (10/7). foto:jailani/batampos
Komunitas Seniman Muda Pulau Penyengat (KSM2P) menggelar lebaran bersama, Minggu (10/7). foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Momentum lebaran Idul Fitri setiap tahunnya menjadi waktu yang ditunggu-tunggu. Tak ada lagi kata ‘jauh’ dan ‘tidak ada waktu’ untuk bersama. Lebaran bersama bisa menjadi pelepas rindu dengan kerabat dan keluarga jauh tanpa batas.

Berangkat dari pemikiran tersebut, serta menyadari pentingnya kekeluargaan dan kebersamaan, Komunitas Seniman Muda Pulau Penyengat (KSM2P) menggelar lebaran bersama, Minggu (10/7) di Balai Desa Penyengat yang letaknya berhampiran dengan Masjid Raya Sultan Riau, Penyengat. Kegiatan itu lantas mengundang kepedulian seluruh masyarakat Penyengat.

“Tujuan kami tentunya adalah untuk mempererat silaturahmi bersama masyarakat, antar satu dengan yang lainnya,” ujar Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Hasbi disela-sela kegiatan.

Menurut pria yang akrab disapa Hasbi tersebut, terselenggaranya silaturahmi akbar sempena lebaran Idul Fitri 1437 H, tentunya tidak lepas dari dukungan seluruh lampisan masyarakat yang ada di Penyengat. Dalam kegiatan ini, seluruh seniman baik yang senior maupun junior terlibat bersama.

Kegiatan penuh hiburan dengan lagu-lagu hari raya tersebut, dikemas khusus dengan tajuk “Riuh Kampung Raye Bersama KSM2P”. Dan seperti yang dilihat, kegiatan ini mendapatkan sambutan baik dari seluruh masyrakat.

“Untuk menyemarakan kegiatan ini, kami juga mewarnainya dengan sejumlah doorprize. Memang hadiahnya tidak seberapa, tetapi kebersamaan yang lebih utama,” paparnya.

Disebutkannya, adapun seniman-seniman yang terlibat adalah S’taman Akustik, Ryan Syahputra yang merupakan pemain gambus Pulau Penyengat. Selain itu juga ada seniman-seniman junior yang terlibat dalam parade tari.

“Secara tidak langsung, kegiatan ini menjadi panggung bagi para seniman-seniman yang tergabung di KSM2P untuk mengasah pengalamannya,” ungkap Hasbi.

Ditambahkannya, kegiatan ini merupakan rutinitas yang digelar setiap kali lebaran Idul Fitri. Karena tanpa adanya kegiatan seperti ini, akan menjadi suatu yang ganjil bagi masyarakat Penyengat.

“Bagi peratau yang pulang kampung, lebaran bersama ini menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu. Karena bisa melepas keriduannya. Selain itu bisa menjadi wadah hiburan bersama,” tutupnya.

Sementara itu, Imran salah satu masyarakat Penyengat, mengatakan sangat mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, Penyengat sangat minim hiburan. Sehingga dengan adanya kegiatan seperti ini, menjadi waktu yang tepat untuk kumpul bersama.

“Tengoklah, hampir semua masyarakat datang beramai-ramai kesini. Apalagi masih dalam suasan lebaran,” ujarnya menambahkan.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar