Wali Kota Batam Janji Naikkan Gaji Pasukan Kuning Pengganti THR

842
Pesona Indonesia
Wali Kota Batam Rudi  memberikan penjelasan kepada petugas Dinas Kebersiahan Kota Batam di kantor Pemko Batam, Senin (11/7). Pertemuan anatar Pemko Batam dengan petugas DKP terkait tunjangan hari raya masalah penumpukan sampah. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Wali Kota Batam Rudi memberikan penjelasan kepada petugas Dinas Kebersiahan Kota Batam di kantor Pemko Batam, Senin (11/7). Pertemuan anatar Pemko Batam dengan petugas DKP terkait tunjangan hari raya masalah penumpukan sampah. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam akhirnya menjawab tuntutan ratusan petugas kebersihan yang meminta pembayaran gaji ke-13 atau tunjangan hari raya (THR). Rudi berjanji akan membayarakannya namun dalam format berbeda.

Janji itu disampaikan Rudi saat mengumpulkan ratusan petugas kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) di aula Embung Fatimah Kantor Walikota Batam, Senin (11/7/2016) pagi.

Baca Juga: THR Belum Cair, Pasukan Kuning Batam Demo Lagi, Truk Sampah Diparkir di Halaman Kantor Wali Kota

Selain bersilaturahmi dan halal bihalal dalam suasana lebaran, Rudi juga memberikan penjelasan terkait tuntutan tunjangan hari raya petugas kebersihan yang disuarakan jelang lebaran.

“Kami upayakan bisa memenuhi permintaan bapak dan ibu sekalian,” kata Rudi.

Format berbeda yang dimaksud Rudi berupa kenaikan gaji beberapa bulan yang jika ditotal-total besarannya setara dengan gaji satu bulan atau setara dengan THR.

Format ini diambil karena aturan Mendagri meniadakan pembayaran gaji ke-13 selain kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Itu urusan saya nanti, yang pasti dalam waktu dekat, bisa jadi dalam satu bulan ini. Ada kenaikan gaji yang disesuaikan dengan satu bulan gaji,” sebut Rudi.

Lebih detail Rudi menyebutkan, penyesuaian gaji yang dimaksud, formatnya; nilai satu kali gaji dibagi dalam lima bulan berjalan dalam tahun anggaran 2016. Dimulai pada bulan Agustus mendatang.

Bahasa sederhananya, THR satu bulan gaji itu dibayarkan Pemko dicicil setiap bulan selama lima bulan dengan format penyesuaian gaji atau bisa juga disebut kenaikan gaji.

Kebijakan yang diambil Rudi itu disambut gembira para petugas kebersihan yang memadati ruangan di lantai 4 tersebut. Namun Rudi meminta dengan adanya penyesuaian tersebut para pekerja kebersihan untuk meningkatkan disiplin, kinerja sesuai dengan tugasnya.

“Hak kami berikan. Sekarang kewajiban bapak ibu terhadap Pemko Batam harus dilaksanakan,” pinta Rudi.

Rudi juga meminta agar Camat se-Kota Batam bisa mengontrol langsung ke lapangan dan menyusun jadwal pengangkutan sampah di daerahnya masing–masing sesuai dengan ketentuan.

Diharapkan dengan sistem yang akan dibangun tersebut permasalahan sampah di Kota Batam akan selesai.

Selain itu, tahun depan Wako akan menganggarkan pakaian dan sepatu baru bagi petugas kebersihan disamping dirinya juga akan mengkaji mengenai penggunaan plastik untuk berbelanja  guna mengurangi volume sampah plastik yang semakin banyak

“Penggunaan plastik akan saya kaji kembali, ini upaya agar sampah berkurang,” Pungkas Rudi. (She)

Respon Anda?

komentar