DPR Desak Izin RS Pengguna Vaksin Palsu Dicabut

751
Pesona Indonesia

vaksin pixabay

batampos.co.id – Terkait maraknya kasus penggunaan vaksin palsu, Ketua Komisi IX DPR, Dede Yusuf, mengusulkan Kementerian Kesehatan memberikan sanksi tegas terhadap pihak Rumah Sakit yang terlibat.

“Saya mengusulkan dicabut surat izinnya. Kalau rumah sakit, akreditasinya diturunkan. Kalau sekadar perawat, tentu bukan golongan secara khusus, mungkin ada sanksi secara sosial,” tegas Dede usai rapat dengan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek membahas vaksin palsu di DPR, Rabu (13/7).

Politikus Partai Demokrat itu mengingatkan, setiap profesi yang terlibat dalam peredaran vaksin palsu harus mendapat ganjaran. Baik itu dokter, perawat maupun oknum manajemen RS. Dengan begitu mereka tidak boleh lagi sewenang-wenang dengan pekerjaannya.

“Tetapi, poinnya setiap profesi agar tidak sewenang-wenang dalam melakukan pekerjaannya karena di dunia kesehatan ada yang namanya kepercayaan,” ujar Dede.

Sebelumnya, Menkes Nila F Moeloek juga berjanji memberikan sanksi kepada RS maupun oknum yang terlibat dalam peredaran vaksin palsu. Hanya saja pencabutan izin harus dilakukan secara teliti, untuk membuktikan keterlibatan manajemen atau sekedar oknum. (fat/jpnn)

Respon Anda?

komentar