Enam Bulan, 62 Pengendara Tewas di Jalan Batam

994
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Kecelakaan lalu-lintas (Lakalantas) di Batam selama tahun 2016 tergolong tinggi. Hingga bulan Juli terhitung 62 pengendara tewas.

Kanit Laka-lantas Polresta Barelang, Iptu Arman mengatakan kecelakaan dan menimbulkan korban tewas itu mayoritas dialami pengendara sepeda motor.

“Banyak pengendara motor. Dan laka tunggal,” ujar Arman, kemarin.

Dari 62 laka tewas tersebut, tercatat angka tertinggi laka tewas pada bulan Maret, yaitu 14 orang. Selanjutnya pada bulan Januari 13 orang, bulan Februari 10 orang, bulan April 12 orang, bulan Mei 6 orang, bulan Juni 6 orang serta bulan Juli 1 orang tewas.

“Bulan lalu (Juni) kecelakaan menurun dibanding tahun sebelumnya,” sambung Arman.

Menurut Dia, banyaknya laka tewas tersebut disebabkan kelalaian pengendara, khususnya sepeda motor. Seperti berkendara dalam kondisi ngantuk serta dipengaruhi minuman alkohol.

“Intinya human eror. Banyak juga bawa motor lagi mabuk,” terangnya.

Arman menjelaskan dengan tingginya angka kecelakaan tersebut, pihaknya terus melakukan sosialisasi. Selain itu, ia meminta kesadaran pengendara untuk lebih berhati-hati.

“Keamanan berkendara lebih ditingkatkan. Utamakan keselamatan. Kita juga sudah pasang spanduk agar pengendara lebih berhati-hati,” tuturnya.

Menurut Dia, selama hari lebaran, jalanan di Batam terbilang kondusif. Selama libur tersebut hanya terjadi satu laka tewas di kawasan Barelang. Kecelakaan antara Honda Revo BP 3726 GJ dengan kontainer B 9530 XA itu menyebabkan Zamzali tewas.

“Dibandingkan tahun lalu (lebaran), kecelakaan tahun ini menurun,” tutupnya. (opi/bpos)

Respon Anda?

komentar