Pemerintah Bergerak Cepat Realisasikan Percepatan Pembangunan Natuna

861
Pesona Indonesia
Masjid Raya Natuna, jadi ikon kabupaten kaya migas ini. Rencananya, kabupaten ini akan dimekarkan menjadi dua. Foto: istimewa
Masjid Raya Natuna, jadi ikon kabupaten kaya migas ini. Foto: istimewa

batampos.co.id – Untuk merealisasikan percepatan pembangunan infrastruktur ekonomi maritim di Kabupaten Natuna, Deputi Didang Koordinasi Infrastruktur Menkomaritim dan Sumber Daya mengidentifikasi progra-program di daerah.

Kedatangan rombongan Deputi tersebut, setelah rapat terbatas presiden Joko Widodo bersama Gubernur dan Bupati Natuna beberapa waktu lalu di istana negara.

Deputi Bidang Koordinator Infrastruktur Menkomaritim dan Sumber Daya, Ridwan Djamaludin mengatakan, tim yang ke Natuna untuk merampungkan program percepatan ekonomi maritim Natuna sebagai poros maritim dunia.

Sasaran prioritas untuk Natuna adalah bidang kelautan dan perikanan dan industri gas serta pariwisata. Presiden mengamanahkan Kementerian kerja cepat. “Belaiu ingin percepatan pembangunan di Natuna segera dimulai,” kata Ridwan.

Dikatakannya, Presiden Jokowi menginstruksikan agar pembangunan prioritas yang menyangkut perikanan dan migas harus bisa dimulai pada bulan Agustus mendatang. Karenanya pemerintah daerah selaku penanggung jawab lahan diharapkan bisa mengimbangi gerak cepat langkah pemerintah pusat.

“Tanggal 17 Agustus mendatang pembangunan cold storage di tiga titik di Natuna harus bisa dimulai. Karenanya kita minta pemerintah daerah bisa bergerak cepat menyediakan lahannya, begitu juga dengan pelabuhan utama Natuna (pelabuhan samudera),” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Natuna menyambut baik langkah pemerintah pusat itu. Asisten II Pemkab Natuna, Izwar Asfawi yang mewakili bupati dan wakil bupati Natuna meminta agar SKPD segera menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam pembangunan ini.

“SKPD harus bekerja cepat, siapkan data-datanya. Dan nanti Agustus pembangunan sudah harus dimulai. Kita tidak boleh lambat,” tegasnya.

Sementara Wakil Ketua I DPRD Natuna, Hadi Candra menegaskan, setelah secara detil pemaparan kementerian, DPRD siap mendukung percepatan ekonomi maritim.

Menurutnya, DPRD sebagai rekan kerja pemerintah daerah, optimis pada APBD perubahan 2016 bisa menyesuikan program pusat, dengan kebutuhan lahan yang diinginkan.

Dikatakan Candra, salah satu prioritas percepatan pembangunan adalah pelabuhan samudera. Karena Natuna terdapat dua rute ALKI. Tentu sangat menguntungkan.

“Pembebasan lahan bisa diselesaikan pada APBD Perubahan, DPRD siap dukung itu. Supaya tidak ada lagi program tertunda seperti pelabuhan perikana terpadu,” ujar Candra.

Rapat koorsinasi tersebut, dihadiri seluruh SKPD, DPRD dan FKPD.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar