Tak Kuorum, Paripurna DPRD Muara Enim Batal

943
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Rapat paripurna DPRD Muara Enim dengan agenda pengesahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati APBD 2015 batal dilaksanakan.

Hal ini terjadi akibat tak kuorumnya anggota DPRD. Dari 45, hanya 17 anggota dewan yang hadir. Sedangkan 28 orang lainnya, tak hadir tanpa ada konfirmasi jelas ke fraksi maupun pimpinan dewan.

Isu yang beredar, tak hadirnya wakil rakyat ini terkait permintaan peningkatan anggaran kesejahteraan yang belum bisa dipenuhi eksekutif. Kondisi keuangan APBD Muara Enim saat ini tengah mengalami devisit. Bahkan, sebagian besar anggaran terpaksa dipangkas.

Pantauan Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), pukul 09.30 WIB, Bupati Muara Enim, Ir H Muzakir Sai Sohar, Wakil Bupati, H Nurul Aman SH, dan Sekda, Ir H Hasanudin MSi, sudah hadir di gedung yang megah tersebut. Begitu juga Ketua DPRD, Aries HB SE, Wakil Ketua, Dwi Windarti SH MHum, Jonidi SE, dan Nino sudah hadir. Sementara anggota dewan, baru sebagian kecil yang hadir. Minimnya wakil rakyat yang hadir membuat paripurna sempat diskor dua kali. Setelah diskor selama 60 menit, jumlah anggota dewan yang hadir tak bertambah.

Ketua DPRD Muara Enim, Aries HB SE, mengatakan, rapat paripurna ditunda sampai dijadwalkan kembali oleh Badan Musyawarah. “Ketidakhadiran dewan salah satunya keterlambatan pemberitahuan agenda ulang rapat paripurna dari bagian Sekretariat Dewan. Tak ada hubungannya dengan peningkatan kesejahteraan,’’ tegasnya.

Bupati Muzakir Sai Sohar mengakui dalam sejarah DPRD Muara Enim, baru kali ini paripurna ditunda akibat tidak kuorum. “Detail masalah penundaan ini hanya dewan yang tahu. Kalau eksekutif, semuanya hadir,” jelasnya.

Menurutnya, 28 orang anggota dewan yang tidak hadir kemungkinan besar akibat masih dalam suasana libur panjang. Bupati membantah ketidakhadiran dewan tersebut terkait isu permintaan peningkatan anggaran kesejahteraan dewan.(jpg)

Respon Anda?

komentar