BMKG Minta Warga Waspadai Cuaca Buruk

422
Pesona Indonesia
Kepala BMKG Tanjungpinang, Dhira Utama. foto:net
Kepala BMKG Tanjungpinang, Dhira Utama. foto:net

batampos.co.id – Angin kencang dengan kekuatan mencapai 24 knott atau setara 43,2 km/jam terjadi di Kota Tanjungpinang, Rabu (13/7) kemarin. Meskipun tidak berlangsung lama, kondisi ini, dikhawatirkan akan terjadi kembali.

“Meskipun kemarin angin bersifat sementara, kami tetap meminta warga mewaspadi cuaca buruk, terutama jika terjadi awan gelap dan angin kencang,” ujar Kepala BMKG Tanjungpinang, Dhira Utama, Rabu (13/7).

Untuk saat ini, kecepatan angin masih dalam kondisi normal, yaitu 5-15 knott. Begitu pula dengan tinggi gelombang. “Untuk tinggi gelombang di perairan Tanjungpinang antara 0,2 – 0,6 meter,” ujarnya.

Sementara untuk curah hujan, Dhira melanjutkan, dalam satu pekan ke depan, Kota Tanjungpinang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Agustiawarman menambahkan, daerah yang rawan mengalami kerusakan saat angin kencang datang, yaitu Pulau Penyengat, Kampung Bugis, Senggarang, dan Madong. “Pokoknya daerah pesisir yang terkena dampak angin secara langsung,” ujarnya.

Terkait angin kencang yang terjadi kemarin, dikatakan Agus belum ada laporan apapun dari warga.

“Tapi kami selalu siap memberi bantuan jika ada permintaan dari warga yang terkena dampak cuaca buruk,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar