Pegawai Bank Cantik Ini Dibunuh Gara-gara Kalimat Ini

2021
Pesona Indonesia
FNR, wanita cantik berusia 23 tahun yang juga pegawaibank yang dibunuh temannya. Foto: istimewa
FNR, wanita cantik berusia 23 tahun yang juga pegawaibank yang dibunuh temannya. Foto: istimewa

batampos.co.id – Calvin Soepargo, pria berusia 52 tahun yang sudah memiliki dua anak ditangkap polisi karena membunuh FNR, pegawai bank yang cantik jelita, Jumat (8/7/2016) pekan lalu.

Penyebabnya sepele, Calvin kecewa berat disebut ejakulasi dini oleh FNR, usai melakukan hubungan terlarang karena kedua insan lain jenis ini tak diikat perkawinan yang sah  secara agama.

Calvin sebenarnya baru saja mengenal wanita berusia 23 tahun itu melalui temannya di salah satu tempat kongkow di Jakarta. Perkenalan itu berlanjut pada kesepakatan melakukan hubungan terlarang di apartemen pribadi milik Calvin di AM Tower B lantai 27 unit BJ, Pademangan, Jakarta Utara Jumat malam pekan lalu.

Ya, hingga Sabtu (9/7/2016) siang usai makan siang berdua, Calvin mengajak kembali FNR bertempur, namun ditolak FNR karena Calvin terlalu cepat memuntahkan peluru.

Alhasil, saat sedang menonton tv, Calvin memukul FNR dari belakang tiga kali hingga FNR tersungkur lalu meregang nyawa.

Calvin sempat panik. Jasad FNR yang berlumuran darah dengan kepala hancur dimasukan ke dalam box plastik dengan cara ditekuk.Kemudian box itu dibungkus plastik hitam dan diikat lalu keluar apartemen menggunakan lift.

Calvin kemudian memasukkan box berisi jasad FNR itu ke dalam mobil lalu menuju tol Pantai Indah Kapuk. Sepanjang perjalanan, ia gelisah karena yakin dirinya akan berakhir ditangan polisi.

Ia sengaja membuang mayat FNR seolah dengan terbersit memberikan petunjuk bahwa dialah yang membunuhnya.

Calvin juga membuang tas milik FNR ke kali Ancol tak jauh dari apartemennya di Mediterania Marina Tower B.

Tak lama polisi pun menangkap Calvin di apartemennya, tanpa perlawanan, tanpa ada kesulitan.

Hikmah dari peristiwa ini: Setialah pada pasangan resmi Anda, jauhi perbuatan maksiat karena bisa menyeret ke penjara bahkan kematian, dan kematian tak menunggu taubat Anda! (sta/pojoksatu)

Respon Anda?

komentar