Tim Polda Kepri Sidak, Petugas Pos Pengamanan Arus Mudik Mendadak Ramai

415
Pesona Indonesia
Kasubdit Pembimbing dan Penegakan Hukum (Bingakkum) Ditlantas Polda Kepri AKBP Eko Kurniawan (pegang buku) sedang mencatat kelengkapan yang dimiliki Pos Pengamanan Arus Mudik Lebaran, Batu 16, Simpang Empat Lintas Barat, Kecamatan Toapaya, Selasa (12/7). foto:harry/batampos
Kasubdit Pembimbing dan Penegakan Hukum (Bingakkum) Ditlantas Polda Kepri AKBP Eko Kurniawan (pegang buku) sedang mencatat kelengkapan yang dimiliki Pos Pengamanan Arus Mudik Lebaran, Batu 16, Simpang Empat Lintas Barat, Kecamatan Toapaya, Selasa (12/7). foto:harry/batampos

batampos.co.id – Petugas yang berjaga di Pos Pengamanan Arus Mudik Lebaran, Batu 16, Simpang Empat Lintas Barat, Kecamatan Toapaya mendadak hadir semua saat tim dari Polda Kepri melakukan pemeriksaan kelengkapan personil di Pos Pengamanan tersebut, Selasa (12/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pantauan di lapangan, sekitar pukul 7.30 WIB Pos Pelayanan Lalulintas seharga Rp 30 juta yang saat ini difungsikan sebagai Pos Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2016 itu kosong seperti tak ada penghuninya. Namun beberapa jam kemudian sekitar pukul 10.00 WIB satu persatu petugas hadiri dan memenuhi pos yang terbuat dari kontainer itu diantaranya tiga petugas kesehatan, dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Satlantas Polres Bintan, AKP Muhclis Nasar, Kapolsek Gunung Kijang, AKP Sudirman dan Kapolsek Teluk Bintan, Ipda Ngatno.

Kasubdit Pembimbing dan Penegakan Hukum (Bingakkum) Ditlantas Polda Kepri AKBP Eko Kurniawan melontarkan beberapat pertanyaan terkait keberadaan Pos Pengamanan dan asal sumber dana untuk pembangunannya.

“Apa dasarnya pos ini ditempatkan di lokasi ini dan dari mana kalian dapatkan uang untuk membangunnya,” tanyanya.

Dengan mudahnya, Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Muhclis Nasar menjawab bahwa penempatan lokasi pos ini didasari dari keputusan hasil rapat bersama. Sedangkan untuk sumber dananya, bedasarakan dari data yang diketahui berasal dari swadaya pengusaha.”Hanya itu yang saya ketahui pak,” katanya.

Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Kepri, AKBP Agus Fajaruddin mengatakan pemeriksaan Pos Pengamanan Arus Mudik Lebaran dilakukan setiap tahunnya. Hal ini dilakukan hanya untuk memastikan kelengkapan dan pelaksanaan pengamanan di lapangan.

“Kita hanya ingin memastikan pengamanan arus mudik lebaran berjalan aman dan kondusif,” katanya.

Dikatakannya, Pos Pengamanan Batu 16, Bintan ini merupakan wilayah ketiga yang diperiksanya setelah Batam dan Tanjungpinang. Usai memeriksa seluruh pos di Bintan, ia akan kembali melanjutkan pemeriksaan pada pos-pos yang berada di Kabupaten Lingga, Natuna, Anambas dan Karimun.

Pemeriksaan yang dilakukan, lanjutnya, hanya seputar pengecekan kelengkapan diantaranya personel, pelayanan kesehatan, kebersihan dan berbagai spanduk himbauan keselamatan dijalan. Karena dengan kelengkapan baik fastilitas dan personel di pos dapat mengantisipasi dan mengurangi insiden kecelekaan lalu lintas (laka lantas).

“Kita minta fasilitas di Pos Pengamanan Batu 16 dilengkapi. Karena kelengkapan fasilitas bisa mengantisipasi terjadinya lakalantas di Bintan,” ungkapnya.

Usai dilakukannya pemeriksaan dan dipastikan tim dari Polda Kepri angkat kaki dari lokasi, satu persatu petugas pengamanan meninggalkan pos. Hingga pukul 14.35 WIB didapati hanya satu anggota kepolisian yang berjaga di pos tersebut. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar