Angin Ribut Terbangkan Atap Rumah Warga Pauh

583
Pesona Indonesia
puting beliung. foto: istimewa
puting beliung. foto: istimewa

batampos.co.id – Hujan disertai angin kencang yang melanda Desa Pauh, Karimun, Kamis (14/7), membawa petaka bagi keluarga Ety. Atap seng, dan kayu broti di rumah tempat Ety berteduh, diterbangkan angin sekira pukul 09.00 WIB. Atap seng yang terbang nyangkut di atas rumah tetangga, dan sebagian jatuh ke laut.

Untung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ketika musibah terjadi, Ety bersama sanak keluarganya langsung keluar rumah sambil menyaksikan broti dan atap seng rumahnya habis terangkat oleh angin ribut. Meski begitu, angin kencang tidak sampai mengangkat atap bagian dapur rumah. Makanya, Ety bersama keluarga terpaksa tinggal di dapur sementara menunggu biaya perbaikan rumah yang rusak parah tersebut.

“Saya sangat kaget begitu mendengar suara angin kencang. Dalam sekejap, atap seng rumah berterbangan dibawa angin. Pun begitu broti penyangga atap terlihat patah. Kejadiannya, begitu cepat,” tutur Ety.

Menurut pengakuan ibu rumah tangga ini, saat kejadian dia dan keluarganya sedang duduk santai di dalam rumah. Tatkala menderu angin kencang, mereka langsung berlarian keluar rumah.

“Astaga, kami menyaksikan langsung angin mengangkat atap seng rumah. Atas kejadian itu, saya hanya bisa pasrah,” kata Ety sambil menahan sedih.

Saat ini, Ety dan anaknya tinggal di dapur rumah. Karena, ruang dapur tidak mengalami kerusakan saat terjadi angin kencang. ”Gimana lagi, yang namanya musibah tak terduga menimpa rumah tempat tinggalnya. Tunggu ada uanglah baru perbaiki rumah yang rusak akibat diterjang angin rebut tersebut,” ungkap Ety dan suaminya nada prihatin. (pst/bpos)

Respon Anda?

komentar