Atasi Banjir, Pemko Harus Benahi Drainase

776
Pesona Indonesia
Banjir di perempatan lampu merah Nagoya Hill. Foto: adam/FB/WB
Banjir di perempatan lampu merah Nagoya Hill. Foto: adam/FB/WB

– Memasuki musim hujan, sejumlah warga di Batam dihantui banjir. Sedikit saja hujan turun, warga yang rumahnya langganan banjir, sudah was-was rumahnya teredam air. Apalagi diperparah dengan banyaknya sistem drainase buruk di Batam.

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam Rohaizat mengatakan, sudah seharusnya Pemko Batam memprioritaskan penanggulangan banjir. Salah satunya pembenahan dan normalisasi sistem drainase, mengingat saat ini sudah banyak titik-titik banjir di Kota Batam.

“Titik banjir ini terjadi karena banyaknya drainase yang tak optimal. Baik itu karena pendangkalan atau drainasenya yang buruk,” ujar Rohaizat, kemarin.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengaku, persoalan banjir harus menjadi tolak ukur pemko dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU). Mengingat, setiap kali banjir akan merembes kepada kondisi jalan yang direndam akan cepat rusak.

“Jadi selain merugikan masyarakat juga berdampak kepada infrastruktur jalan,” terangnya.

Anggota Komisi III lainnya, M Yunus Muda mengaku drainase memiliki peran penting sebagai jalan bagi air untuk sampai ke laut. Baik itu master plan harus ditinjau kembali. Mana drainase yang tak berfungsi dengan baik harus segera diperbaiki.

Begitu juga dengan drainase yang tak mampu menampung debit air juga harus diperhatikan. Sehingga titik-titik banjir tak ikut bertambah.

“Tak perlu jauh-jauh kita belajar. Lihat saja drainase kawasan industri Batamindo atau Mc dermot. Dari pertama kali dibangun sampai sekarang tak pernah kena banjir, karena mereka berfikir jangka panjang,” pungkasnya. (rng/bpos)

Respon Anda?

komentar