Bangunan Makam Embung Fatimah Rusak Tertimpa Pohon

588
Pesona Indonesia
Bangunan makam Embung Fatimah di Pulau Penyengat rusak karena tertimpa pohon. foto:lara anita/batampos
Bangunan makam Embung Fatimah di Pulau Penyengat rusak karena tertimpa pohon. foto:lara anita/batampos

batampos.co.id – Bangunan makam Embung Fatimah di Pulau Penyengat rusak karena tertimpa pohon.

Menyikapi itu, pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Tanjungpinang telah melakukan pengecekan.

Kondisi bangunan makam yang rusak tersebut telah dilaporkan kepada Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Wali Kota Tanjungpinang lantas meminta instansi terkait untuk melakukan tindak lanjut.

“Besok (hari ini, red) kami akan datang Lagi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tata Kota untuk menghitung berapa biaya yang diperlukan merehab bangunan makam Embung Fatimah tersebut,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram, Rabu (13/7).

Hasil dari penghitungan akan dirapatkan, untuk mencari sumber pembiayaan. Beberapa opsi sumber pembiayaan, antara lain menunggu dana yang digulirkan melalui CSR Bank Indonesia, dimasukkan ke APBDP, atau bisa menjemput dana dari Pemerintah Provinsi Kepri dan dari Kementerian Kebudayaan.

Selain itu, pihaknya juga menginventarisir menilai dan menghitung seluruh bangunan makam yang ada di Pulau Penyengat. Karena bangunan-bangunan yang ada telah sejak lama tidak direhab.

“Karena Penyengat ini kan masuk dalam kawasan cagar budaya nasional,” ujarnya.

Selain Itu, pihaknya juga akan melakukan konsultasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Batu Sangkar. “Jadi kita bisa berkonsultasi dengan semua pihak. Karena Ini terkait dengan situs sejarah leluhur kita,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar