Dabo Banjir, Terancam Gagal Raih Adipura

969
Pesona Indonesia
Banjir di Dabo Singkep. foto:wijaya satria/batampos
Banjir di Dabo Singkep. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Diyugur hujan sebentar, kawasan Kota Dabo Singkep langsung tergenang air hingga beberapa sentimeter dan masuk ke teras sejumlah ruko yang ada. Genangan air tersebut juga membawa sampah naik ke atas jalan, kondisi ini dikhawatirkan masyarakat akan menghambat rencana Pemkab Lingga untuk meraih Adipura.

Iyan salah seorang warga mengatakan, banjir yang sering terjadi di kawasan Kota Dabo Singkep diakibatkan pendangkalan yang terjadi disejumlah gorong-gorong dan parit yang ada. Dulu, Iyan menceritakan, kalau gorong-gorong sangat dalam sehingga dapat menampung air lebih banyak.

“Saya bisa bermain dan melintas di bawah jembatan karena parit sangat dalam,” kenang Iyan, Kamis (14/7) siang.

Selain pendangkalan, warga lainnya juga mengatakan hal ini terjadi akibat banyaknya warga yang bermukim di perkotaan membangun bangunan tepat di dalam drainase seperti tangki septik dan bangunan lain yang dapat menghambat laju air menuju sungai.

Kondisi banjir ini telah terjadi berulang kali setiap hujan deras mengguyur Kota Dabo Singkep. Namun belum ada tindakan jelas serta perawatan yang dilakukan pemerintah setempat untuk menanggulangi masalah ini. Sejumlah warga menyarankan untuk membangun saluran air baru yang dapat menampung volume air.

Di lapangan juga terlihat, banyak bangunan yang berdiri tepat di atas gorong-gorong. Ada juga yang menutup drainase secara permanen sehingga tidak dapat memperlancar laju air ketika terjadi penyumbatan di bawah bangunan itu.

Seperti yang terjadi pada Rabu (13/7) sekitar pukul 12.20 WIB, depan Pegadaian dan sekitarnya, air naik beberapa sentimeter dan membawa sejumlah sampah ke atas jalan. Kondisi ini tentu dapat mempengaruhi target Pemkab Lingga yang hendak meraih Adipura.

“Bagaimana mau raih Adipura kalau kondisi seperti ini. Mesti ada tindakan tegas dari pemerintah agar mengatasi masalah ini,” ujar Sandi warga lainnya. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar