Dishub Prediksi Arus Balik Kedua Akhir Pekan Ini, Roro Jadi Solusi Pengurai Lonjakan

534
Pesona Indonesia
Penumpang kapal ramai menunggu di pelabuhan Lingga. foto:hasbi/batampos
Penumpang kapal ramai menunggu di pelabuhan Lingga. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Pekan terakhir libur sekolah diprediksi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga menjadi puncak arus balik ke dua. Untuk itu, dinas terkait terus melakukan pantauan dilapangan.

Kabid Laut dan Udara Dishub Lingga, Selamat mengatakan, pihaknya memprediksi mulai tanggal 15, 16 dan 17 Juli 2016 lonjakan arus balik libur sekolah dan mahasiswa Lingga yang menuntut ilmu di luar daerah cukup tinggi. Jauh hari, koordinasi dengan operator maupun penyedia jasa transportasi roll on roll off (Roro) juga telah disiapkan. Bahkan, dikatakannya pihak operator feri juga siap menambahkan armada.

“Kalau lonjakan begitu tinggi, operator siap menambah armada. Baik dari Tanjung Buton-Tanjungpinang (TPI) maupun Jagoh -TPI dan Batam. Kita juga terbantu jadwal keberangkatan roro yang ada,” kata Selamat, Kamis (14/7).

Sejak adanya transportasi roro ke Lingga, baik ke Pelabuhan Jagoh ataupun Penarik, kata Selamat, arus mudik dan arus balik cukup signifikan. Lebih 2.000 warga Lingga yang berdomisili di luar daerah mudik membuat pihaknya bekerja ekstra membantu pelayanan transportasi yang memadai.

“Hari ini (red Kamis), roro sudah berangkat ke TPI dan Batam. Ini juga solusi transportasi yang ada untuk mengurai arus balik. Minggu (17/7) nanti, kita juga akan terbantu roro yang akan balik ke Lingga. Ini sangat membantu warga Lingga yang berlibur di luar untuk balik,” jelas Selamat.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan komplain dari pengguna jasa, ia memperingatkan operator baik di Pelabuhan Tanjung Buton, Jagoh agar tidak menjual tiket cadangan lebih dari 10 persen. “Ini akan membuat masalah di lapangan, komplain pengguna jasa. Mengantisipasi lonjakan, operator pastikan penambahan armada. Kita juga berkoordinasi dengan BMKG terkait cuaca pancaroba yang melanda Lingga saat ini agar tetap menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang. Baik itu keselamatan juga fasilitas keselamatan dikapal lainnya agar benar-benar dipersiapkan. Seperti lifejacket maupun racun api. Berikan pelayanan terbaik dan jaga keselamatan penumpang. Alat keselamatan diperiksa kembali, yang kedaluarsa di harus segera diganti,” jelasnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar