Gubernur Kepri Resmikan Pabrik Giling Beras Lingga

824
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun (kiri) didampingi Bupati Lingga, Alias Wello panen perdana padi di Kabupaten Lingga, Selasa (12/7). F. Istimewa
Gubernur Kepri Nurdin Basirun (kiri) didampingi Bupati Lingga, Alias Wello panen perdana padi di Kabupaten Lingga, Selasa (12/7). F. Istimewa

batampos.co.id – Sejarah, Lingga, kini, memiliki pabrik penggilingan padi di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara.

Adalah Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun yang meresmikan operasional pabrik penggilingan beras itu didampingi Bupati Lingga Alias Wello dan wakilnya M Nizar serta ratusan warga menyaksikan langsung gabah diolah menjadi beras dengan Cap Gunung Daik.

“Ini mimpi yang kita wujudkan bersama-sama pada hari ini,” ungkap Alias Wello yang akrab di sapa Awe dalam sambutannya di Sungai Besar, Selasa (12/7) siang.

Orang nomor satu di Lingga ini menambahkan, di masa 100 hari kedua kerjanya, panen padi perdana sudah berlangsung. Impian dan cita-cita menjadikan Lingga sebagai lumbung beras sudah di depan mata. Hasil dari 5 hektare pilot projek membangun optimisme masyarakat Lingga semakin berdikari dan mandiri.

“Ini terjadi karena semangat kebersamaan. Kerja bersama dan dukungan bersama dari semua pihak. Menjadi salah satu lumbung beras nasional khusus wilayah Kepri. Kehadiran bapak Gubernur, menjadi pemacu dan semangat kita untuk bekerja lebih keras lagi,” sambung Awe.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ady Indra Pawennari, selaku Pimpro pilot projek sawah di Sungai Besar. Pendampingan yang dilakukan Ady sejak awal, memberikan kontribusi besar suksesnya sawah di Lingga.

“Peran serta Ady Indra Pawennari bersama rekan-rekan dari Palu, sangat besar atas suksesnya sawah ini. Kita akan terus tingkatkan. Target kedepan, September mendatang kita akan kembali panen lebih besar dan Insyaalah kementerian pertanian akan turun langsung. Dengan adanya beras lokal ini, kedepan Lingga tidak akan tergantung lagi terhadap beras luar,” harap Awe penuh optimis.

Sementara itu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam sambutannya kembali mengapresiasi inovasi yang dibuktikan Awe. Kegiatan yang sekaligus dijalankan dengan halal bihalal di Lingga yang berlangsung terbuka dan antusias masyarakat orang nomor satu di Kepri ini juga memohon maaf lahir dan bathin.

“Terus berbuat dan kerja, kerja, kerja. Jaga juga terus silaturahmi. Nasi yang dimasak juga sedap. Kawan-kawan dari provinsi kita sudah nampak apa yang dibuat disini, ini sudah jelas. Tolong apa yang menjadi keinginan bupati sebagai pendorong kerja Bupati Lingga didukung. Masyarakat sudah berkeinginan,” ungkap Nurdin bersahaja.

Ia juga optimis, Lingga bakal menjadi lumbung beras di Kepri. Sektor daerah harus diunggulkan.

“Harus fokus. Di Kepri ini sentral persawahan itu di Lingga. Jangan latah makenon, nanti Karimun mau juga tanam padi. Lingga dipersiapkan dan benar-benar ditata,” tutupnya. (mhb/ray/jpnn)

Respon Anda?

komentar