Kemenkes Beri Peluang 200 PTT Ikut Tes CPNS

872
Pesona Indonesia
Bidan PTT. Foto: istimewa
Bidan PTT. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan sebanyak 200 Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang mengabdi di Provinsi Kepri akan segera menjalani ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“PTT yang ikut seleksi CPNS adalah mereka yang bertugas di tujuh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri. Peluang ini, tentunya apresiasi dari Kemenkes atas pengabdian para PTT selama ini,” ujar Tjetjep Yudiana, kemarin.

Menurut Tjetjep, jauh sebelum tahapan ini dimulai, Kemenkes sudah melayangkan surat pemberitahun kepada pihaknya. Dijelaskannya, PTT yang dimaksud adalah pegawai tidak tetap yang terdaftar resmi dan masuk dalam database yang diperbolehkan ikut melamar dalam rekrutmen CPNS tahun ini.

Masih kata Tjetjep, tujuannya adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mendukung pelayanan kesehatan menyeluruh diperlukan pemerataan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama, maka Pemerintah membuat kebijakan dengan melakukan Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah Tahun 2016 dari Pegawai Tidak Tetap (PTT) PTT Kementerian Kesehatan.

“Adapun peserta yang dapat mengikuti seleksi Penerimaan PNS Kemenkes 2016 di lingkungan Pemerintah Daerah dari PTT adalah dokter, dokter gigi dan bidan PTT. Kalau untuk di Provinsi Kepri mayoritas bidan PTT,” jelas Tjetjep.

Lebih lanjut katanya, hasil Seleksi Administrasi sudah diumumkan pada minggu pertama bulan Juli Tahun 2016.
Bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi mencetak sendiri Kartu Peserta Ujian pada minggu pertama bulan Juli Tahun 2016. Pelaksanaan ujian seleksi melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) akan dimulai secara serentak di seluruh provinsi pada minggu kedua bulan Juli Tahun 2016.

“Di Kepri rencananya ujian tersebut akan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tanjungpinang. Apabila tidak ada halangan digelar pada 20 Juli mendatang. Mereka yang lulus, tetap akan bertugas di Provinsi Kepri tentunya,” tutup Tjetjep.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar