Mendesak, Ambulan Laut untuk Warga Hinterland

553
Pesona Indonesia
Ambulans laut. foto:net
Ambulans laut. foto:net

batampos.co.id – Pengadaan ambulan laut sebagai penunjang pelayanan kesehatan untuk wilayah hinterland, khususnya Kecamatan Moro, dinilai sangat mendesak. Selain lebih efektif dalam memberikan pertolongan pertama bagi warga hinterland, juga mengurangi beban biaya. Karena, warga hinterland yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan harus menyeberang laut.

“Sebagai wilayah hinterland, fasilitas layanan dasar untuk masyarakat Karimun, khususnya dalam hal kesehatan merupakan masalah terpenting yang harus segera dicari jalan keluarnya. Ambulan laut adalah solusi yang paling efektif dan efesien serta mampu memenuhi kebutuhan berobat masyarakat, khususnya di Pulau Moro yang terdiri dari banyak pulau kecil,” jelas Anggota DPRD Karimun Syafri Sandi, belum lama ini.

Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku, seringkali warga hinterland yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan mengalami kesulitan ketika harus dirujuk ke RSUD Karimun. Tak pelak, warga tadi pun harus menyewa speedboat ataupun kapal pompong (sejenis perahu bermesin), yang tentu memerlukan biaya cukup mahal untuk bisa mencapai Pulau Karimun.

“Untuk itu perlu disediakan ambulan laut sebagai kendaraan angkutan untuk melayani pasien menuju lokasi layanan kesehatan,” ulas Syafri.

Syafri berharap agar Pemerintah Daerah Karimun segera menyiapkan kapal ambulan, karena meskipun di sana terdapat Puskesmas, namun ada beberapa kasus yang diharuskan dirujuk ke rumah sakit karena memiliki fasilitas untuk penangan yang lebih baik.

Ia menambahkan saat ini masyarakat diberi kemudahan untuk biaya pengobatan dengan Jamkesmas ataupun BPJS. Tapi permasalahannya, masyarakat di pulau ini membutuhkan ambulan laut untuk membawa pasien.

“Masyarakat yang sakit berat sering dirujuk ke RSUD Karimun, dan untuk menuju ke RSUD tersebut membutuhkan angkutan laut, dan ambulan laut akan menjadi solusi terbaik,” tutup politisi PKS tersebut. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar