Polisi Prancis Klaim Ada Bahan Peledak dan Senjata di Truk Maut

340
Pesona Indonesia
Polisi dan tentara Prancis masih berjaga-jaga, di tengah korban Teror Truk yang terkapar menunggu evakuasi. Foto:  VALERY HACHE/AFP
Polisi dan tentara Prancis masih berjaga-jaga, di tengah korban Teror Truk yang terkapar menunggu evakuasi. Foto: VALERY HACHE/AFP

batampos.co.id – Kepolisian Prancis berhasil menembak mati sopir truk maut yang melaju kencang dan menabrak kerumuman warga saat perayaan Bastille Day di Nice, Kamis (14/7/2016) malam waktu setempat.

Tembakan yang dilontarkan polisi ke arah sopir truk bukan sekali dua kali tapi bertubi-tubi. Dari video yang beredar, terdengar rentetan tembakan tiada hentinya selama beberapa menit.

Polisi kemudian menggeledah isi truk putih itu. Polisi Prancis mengklaim menemukan bahan peledak, granat, dan senjata dalam truk tersebut. Namun mereka belum bisa menyimpulkan motif pelaku melakukan aksi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, juga belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam aksi teror saat perayaan Bastille Day itu.

Pemerintah Prancis sudah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa aksi tersebut menewaskan 80 orang.

“80 korban tewas dalam serangan truk di kerumunan suka cita Bastille Day. 18 Orang lainnya kini dalam kondisi kritis,” kata Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, seperti dilansir dari AFP, Jumat (15/7/2016).

Presiden Prancis, Francois Hollande dalam keterangan persnya usai tragedi, juga tak kuasa menahan duka.

“Di antara korban yang tewas, termasuk…beberapa anak,” tuturnya.

Truk yang menyerang kerumunan ini dilaporkan melaju dalam kecepatan tinggi, menghantam dan menabrak semua yang ada di depannya.

Sopir kian membabi-buta usai polisi memberondong dia dan truknya dengan tembakan.

“Saya melihat orang-orang jatuh terhantam dari udara. Seorang wanita ada di dekat saya, dia kehilangan anaknya yang terkapar di tanah, berdarah,” kata seorang saksi mata, Jacques seperti dilansir dari Mirror.

Jacques adalah salah seorang saksi mata, yang mengelola restoran di pinggir pantai di lokasi tersebut. (adk/jpnn)  

Respon Anda?

komentar