500 Kupu-Kupu dari Dua Benua Ada di Science Centre Singapura

474
Pesona Indonesia
Seorang pengunjung bermain dengan kupu-kupu beragam jenis dari dua benua di Science Centre Singapore. Foto: istimewa
Seorang pengunjung bermain dengan kupu-kupu beragam jenis dari dua benua di Science Centre Singapore. Foto: istimewa

batampos.co.id – Singapura tak pernah kehabisan ide untuk menciptakan destinasi wisata baru. Yang teranyar, negeri pulau itu menghadirkan wahana Butterflies Up-Close di Science Centre Singapura (SCS).

Sesuai dengan namanya, Butterflies Up-Close menawarkan pengalaman wisata sambil belajar tentang kupu-kupu. Di sini, pengunjung juga bisa menyaksikan sekitar 500 kupu-kupu yang didatangkan dari negara-negara di Benua Asia dan Amerika.

“Ada yang dari Kolombia, Filipina, dan Bali-Indonesia,” kata General Manager Science Centre, Michael Chay.

Selain menikmati keindahan kupu-kupu dari berbagai jenis, pengunjung juga dapat mempelajari proses metamorfosa kupu-kupu. Mulai dari telur hingga menjadi kupu-kupu dewasa.

Menurut Michael, pihaknya juga menyediakan media informasi dan pembelajaran yang dapat diakses pengunjung. Pihak Science Centre juga menyiapkan pemandu yang akan menjelaskan berbagai pengetahuan ilmiah seputar kupu-kupu.

“Wahana ini sangat cocok untuk liburan siswa sekolah,” kata Michael.

Michael menambahkan, pihaknya memang getol menciptakan wahana maupun pameran untuk menarik wisatawan untuk berekreasi sekaligus belajar. Dia menambahkan, pihaknya juga sudah memproduksi alat peraga sains dasar.

“Alat ini sudah mendapat lisensi dari Kementerian Pendidikan Singapura,” kata Michael.

Dengan alat tersebut, kata dia, siswa akan lebih mudah mempelajari dan memahami sains dasar. “Alat-alat ini juga sudah dipakai anak-anak kelas 1 sampai 3 SD di Singapura,” katanya.

Pihak SCS juga membuka peluang bagi sekolah-sekolah di luar Singapura, termasuk Indonesia dan Batam, untuk memesan alat peraga sains tersebut.

“Untuk memesan bisa menghubungi website kami,” katanya. (cr15)

Respon Anda?

komentar