Bandara Letung Bakal Diresmikan Tahun Ini

1337
Pesona Indonesia
Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris.
Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris.

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, menyatakan pada tahun ini Bandara Letung yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat akan langsung diresmikan oleh Presiden Joko Widodo atau minimal diresmikan oleh Kementerian Perhubungan RI.

Bandara tersebut dapat dikatakan paling cepat pembangunannya dibanding dengan daerah lain se-Indonesia yang bersamaan penganggarannya.

Ia hanya dapat berharap kepada seluruh masyarakat Anambas agar dapat proaktif dalam memberikan dukungan. Pemerintah provinsi Kepri dan Pemerintah Pusat sangat serius dalam mendorong percepatan pembangunan kedepannya, apalagi Anambas masih butuh perhatian serius terkait pembangunan di segala bidang.

“Kita harus banyak lebih bersabar, hal ini sudah diperhatikan oleh semua pihak terkait pembangunan daerah Anambas lebih baik. Tidak benar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat tidak memperhatikan daerah Anambas,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten kepulauan Anambas Masykur, juga mengatakan mengatakan hal yang sama diperkirakan tahun ini bandara akan diresmikan langsung oleh Presiden Ri Joko Widodo. Namun dirinya tidak mau mengatakan kapan peresmian itu dilaksanakan meskipun dirinya sudah mengetahui jadwalnya.

“Saya sudah tahu kapan peresmiannya tapi saya tidak mau katakan, takutnya ada perubahan jadwal,” ungkapnya kepada wartawan.

Masykur, mengatakan, pada prinsipnya untuk tahapan pembangunan bandara itu sudah hampir selesai, hanya masih ada pekerjaan finishing. Untuk persyaratan penerbangan juga akan segera terpenuhi meski dengan sarana seadanya. “Untuk pengaturan penerbangan masih dengan cara manual yakni dengan radio,” ungkapnya.

Sementara itu persyaratan lainnya seperti alat pemadam kebakaran juga sudah mendapatkan pinjaman dari penerbangan dabo. Karena untuk bandara yang ada di Anambas masih dibawah naungan bandara Dabo kabupaten Lingga.

“Untuk sementara kita akan gunakan radio untuk alat navigasinya sementara itu untuk alat pemadam kebakaran kita juga pinjam dari Dabo sambil menunggu pengadaan dari pemerintah pusat selesai,” tandasnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar