Pergi Liburan, Rumah Dibobol Maling, Uang PSB Rp 50 Juta Raib

461
Pesona Indonesia

malingbatampos.co.id – Abdul Rasyid, salah seorang warga Jalan Satria, Gang Satria 3, Kampung Rawa Rejo, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, terkejut ketika pulang ke rumahnya. Pasalnya, rumah yang ditinggal kosong selama dua hari disatroni maling. Akibatnya, uang senilai Rp 50 juta dan sejumlah dokumen penting dibawa maling.

Peristiwa pencurian tersebut pun diketahui saat pemilik rumah tersebut pulang pada Kamis (14/7) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu ia melihat plafon rumahnya dalam kondisi terbuka akibat dirusak. Pelaku melakukan aksinya pada saat rentang waktu masa liburan tersebut.

Istri dari Abdul Rasid, yang juga bendahara di salah satu sekolah negeri di Tanjungpinang, Yuni, mengatakan dirinya dan suami mengetahui kejadian tersebut saat tiba dirumah usai liburan pasca Hari Raya Idul Fitri. Saat tiba, kata-kata yang terucap olehnya adalah berharap rumahnya selama ditinggal pergi ke Batam dalam keadaan aman.

”Sesampainya di rumah, saya langsung matikan lampu halaman, nyalakan lampu rumah dan mengecek seluruh ruangan ternyata kamar kami sudah berserak,” kata Yuni saat ditemui di kediamannya, Kamis (14/7) malam.

Dikatakan Yuni, sebelum mengetahui kejadian itu, ia sempat mencurigai ada kejanggalan yang terjadi di ruangan dapur sebelum masuk ke kamarnya. Saat ditinggal, rak yang berada di dapur dalam keadaan tertutup rapi, namun berbeda dengan kondisi yang dilihatnya pada saat mengecek seluruh bagian rumahnya tersebut.

”Saya lihat lemari kitchen set terbuka, begitu juga plafon rusak, lemari dan berangkas pun sudah rusak,” katanya.

Disebutkan Yuni, akibat dari kejadian tersebut, sejumlah dokumen penting, mulai dari ijazah SD hingga ijazah pelaut milik suaminya hilang digondol maling. Tak hanya itu, uang tunai yang berada didalam lemarinya sebesar lebih kurang Rp 50 juta juga hilang diambil.

“Uang itu adalah uang Penerimaan Siswa Baru (PSB), karena saya bendahara di sekolah. Hal itu tidak saya hiraukan, walaupun saya harus menggantinya. Tetapi saya ingin tahu siapa pencurinya,” sebut Yuni.

Pihak Satreskrim Polres Tanjungpinang dan Polsek Tanjungpinang Timur pun datang ke tempat kejadian perkara. Mereka pun melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari pemilik rumah.

Salah seorang anggota Polres Tanjungpinang, mengatakan terkait pencurian yang terjadi tersebut. Pihaknya belum bisa menyimpulkan. Pihaknya akan melakukan penyelidikan terlebih dulu untuk mengungkap siapa pelakunya.

”Kami lidik dulu untuk mengungkap pelakunya. Ini kami olah TKP dan memintai keterangan pemilik rumah,” ujar anggota Polisi yang meminta namanya tidak disebutkan.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar