Pidato Mengharukan Presiden Erdogan Setelah Upaya Kudeta Militer Turki

3278
Pesona Indonesia
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di tengah pendukungnya di Bandara Attaturk. Foto: reuters
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di tengah pendukungnya di Bandara Attaturk. Foto: reuters

batampos.co.id – Kecintaan Presiden Erdogan terhadap negara dan rakyatnya memang tak diragukan lagi. Begitu mendengar ada kabar kudeta di negaranya oleh sekelompok militer, Jumat (15/7/2016), ia langsung pulang dari tempatnya berlibur ke negaranya dan bergabung dengan rakyatnya menolak aksi kudeta tersebut.

Baca Juga: Erdogan Datang, Rakyat Turun ke Jalan, Kudeta Militer Turki Gagal Total

Tiba di Bandara Attaturk, Sabtu (16/7/2016) dini hari, Erdogan langsung menyapa pendukungnya. Di tengah kerumunan pendukungnya, petinggi Partai Keadilan dan Pembangunan itu berpidato selama 10 menit.

Baca Juga: Ulama Turki di Amerika Fethullah Gulen Dituding Dalang Upaya Kudeta Presiden Erdogan

“Saudara-saudariku, saya atas nama pribadi, atas nama bangsa ini, mengucapkan terimakasih atas aksi heroik yang kalian perlihatkan. Saudara-saudari tercinta, kita semua bersama dalam perjalanan suci ini,” kata Erdogan membuka pidatonya sebagaimana disiarkan oleh CNN Turki.

Baca Juga: Militer Turki Kudeta Presiden Erdogan

“Dalam perjalanan ini, ketundukan, penghambaan hanya ada kepada Allah. Mereka yang menghamba kepada hamba, menghamba kepada kepentingan, dengan menyusup ke dalam tubuh militer kita yang bersih, lewat apa yang mereka lakukan pada pasca 17-25 Desember, lewat apa yang mereka lakukan (kudeta) tadi malam, mereka menampakkan diri mereka sebenarnya.”

Baca Juga: WNI di Turki Diminta Tenang, Ini Nomor Kontak KBRI

“Kemarin sore, mereka memperlihatkan teror dalam arti sebenrnya. Begitu rendahnya mereka ini, senjata, tank dan helikopter yang dibeli dengan hasil keringat rakyat, mereka todongkan kepada rakyat. Pesawat F-16 terbang di langit ini, apa itu mereka beli dengan uang bapaknya?” sela Erdogan dengan keras.

Baca Juga: Loyalis Erdogan Ditahan, Militer Turki Kuasai Seluruh Objek Vital

Erdogan juga menyebut kelompok pengkudeta ini adalah sekelompok kecil di dalam tubuh militer. Mereka tidak mengendalikan militer, dan mereka tidak bisa dan tidak mampu melakukannya. Pemerintah yang dipilih rakyat saat ini masih dalam tugas.”

“Saya ingin kalian tahu ini. Selama nyawa ini di kandung badan, dengan kain kafan tersarung, tidak ada yang tidak bisa kita lakukan untuk berdiri kokoh melawan kelompok ini,” kata Erdogan menekankan.

Baca Juga: Turki Sedang Bergolak, Messi Batalkan Kunjungan

Dalam kesempatan ini, Erdogan juga sampaikan pesannya ke Pensilvania, kepada pimpinan kelompok yang dikenal dengan “parallel state”:

“Cukup pengkhianatan yang kamu lakukan terhadap bangsa ini, terhadap umat ini. Kalau kamu tidak bersalah, ayo balik ke negerimu. Kekuatanmu tidak akan cukup untuk mengobok negri ini dari sebuah kamar,” serunya. (rmol/dil/jpnn)

Respon Anda?

komentar