Selat Lampa Disiapkan sebagai Pintu Ekspor Perikanan

671
Pesona Indonesia
Pembangunan Pelabuhan Selat Lampa sebagai pintu ekspor ikan internasional. foto:dok
Pembangunan Pelabuhan Selat Lampa sebagai pintu ekspor ikan internasional. foto:dok

batampos.co.id – Keseriusan pemerintah pusat mempercepat pembangunan ekonomi maritim di Natuna mulai terlihat. Setelah Deputi dari Kemenko Maritim dan Sumberdaya, Sekjen KKP kembali meninjau pembangunan pelabuhan perikanan pantai atau pelabuhan perikanan terpadu di Selat Lampa, Kamis (14/7).

Sama hal sebelumnya, kedatangan Sekjen KKP Sjarief Widjaja untuk memastikan pembangunan pelabuhan perikanan terpadu selesai tepat waktu.

“Targetnya akhir tahun 2017 mendatang sudah selesai 100 persen, jadi bisa difungsikan sebagai sentral perikanan terpadu,” ujar Sjarief usai menggelar rapat bersama pemangku kepentingan di pemkab Natuna, Kamis (14/7) malam kemarin.

Di Selat Lampa, urai Sjarif, tidak hanya dibangun dermaga, juga difungsikan sebagai pendaratan ikan. Dan dibangun pabrik es kapasitas 200 ton. “Setelah dermaga selesai, reklamasi akan diperluas lagi,” kata Sjarief.

Dikatakannya, sentra perikanan terpadu di Natuna dijadikan sebagai pelabuhan ekspor wilayah Barat, untuk menjangkau koneksi pasaran Taiwan, Hongkong dan sekitarnya.

Dengan adanya sentral perikanan di Natuna, lanjut Sekjen KKP, semua pengolahan ikan yang ditangkap diwilayah Natuna harus didaratkan di Selat Lampa. Diolah dan diekpor melalui Selat Lampa.

“Nanti kami syaratkan kegiatan penangkapan ikan wilayah Natuna, hasilnya harus semua didaratkan di Selat Lampa,” tegas Sjarif.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar