Ulama Turki di Amerika Fethullah Gulen Dituding Dalang Upaya Kudeta Presiden Erdogan

817
Pesona Indonesia
Fetullah Gulen. Foto: www.worldbulletin.net
Fetullah Gulen. Foto: www.worldbulletin.net

batampos.co.id – Upaya menggulingkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan oleh sekelompok anggota militer diduga didalangi oleh Fethullah Gulen, seorang ulama yang  berada di Amerika Serikat.

Hal ini diungkapkan oleh Perdana Menteri Turki Binali Yildirim seperti dikutip Reuters. Menurutnya, upaya kudeta itu dilakukan oleh anggota militer pengikut ulama Turki yang tinggal di Amerika Serikat itu.

Namun, CNN Indonesia melansir, kelompok yang dekat dengan Gullen tersebut membantah tudingan tersebut. Bahkan mereka mengaku mengecam intervensi militer dalam politik pemerintah Turki dan mengaku khawatir akan keselamatan warga.

Tapi sang Perdana Menteri menilai, aksi kudeta itu adalah tindak terorisme. Dia menegaskan pemerintah Erdogan masih berkuasa dan akan segera membersihkan mereka yang terlibatdalam upaya kudeta itu.

Pasukan pro pemerintah dilaporkan berhasil menguasai beberapa lokasi penting di Istanbul dan Ankara, termasuk gedung parlemen dan stasiun televisi.

Dalam akun Twitter diplomat Turki di perwakilan Washington, AS, terdapat foto beberapa tentara Turki yang dibekuk saat mencoba mengambil alih istana kepresidenan. Mereka terlihat digiring oleh polisi dengan tangan terikat dan kepala tertunduk.

Juru bicara badan intelijen nasional Turki juga mengatakan upaya kudeta berhasil digagalkan. Menurut mereka, tindakan kudeta dilakukan hanya oleh faksi kecil dari militer dan tidak mendapat restu dari para jenderal.

Sementara itu, Jenderal Zekai Aksakalli, komandan pasukan khusus militer Turki, mengatakan mereka yang mencoba kudeta tidak akan berhasil.

“Rakyat harus tahu bahwa kita akan melalui peristiwa ini. Kami telah mengendalikan situasi,” kata Aksakalli.

Dilaporkan ada beberapa korban luka dan tewas dalam upaya kudeta kali ini, namun belum diketahui jumlahnya.

Sebelumnya di Istanbul dan Ankara terdengar beberapa kali ledakan dan tembakan saat ribuan warga turun ke jalan menentang kudeta.

Kendati telah dinyatakan gagal, namun situasi masih sangat cair di Istanbul dan Ankara. Warga masih berada di jalan, di tengah alat berat militer. Tentara juga dilaporkan telah memasuki studio CNN Turk. (den/CNN Indonesia)

Respon Anda?

komentar