Egois, Perjudian Rossi Berakhir Keterpurukan di MotoGP Jerman

2041
Pesona Indonesia
Valentino Rossi. Foto: motorsport.com
Valentino Rossi. Foto: motorsport.com

batampos.co.id – Raider andalan Movistar Yamaha, Valentino Rossi, sebenarnya bisa menjadi juara atau minimal naik podium di MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (17/7/2016) malam WIB. Namun, perjudian Rossi justru berakhir dengan keterpurukan. Rossi hanya mampu finih di urutan ke-8.  Sementara rekan setimnya, Jorge Lorenzo jauh lebih terpuruk, hanya finish di urutan ke-15.

Ya, Rossi mengawali balapan dengan apik. Ia berhasil melewati Marquez dan Barbera yang start 1 dan 2.

Meski kemudian posisi Rossi sempat turun naik karena balapan berlangsung basah, namun hingga balapan memasuki 24 putaran, Rossi tetap berada di tempat kedua, menguntit pebalap Ducati, Andrea Dovizioso.

Sayang, Rossi terlalu egois. Ia mengabaikan perintah tim yang memintanya untuk mengganti ban pada putaran ke-19. Rossi berjudi dengan egoismenya bahwa ia bisa bertahan dengan ban yang ia kenakan. Ia terus menggeber kuda besinya dengan harapan unggul cukup jauh sebelum masuk pit mengganti motornya.

Padahal, arena balapan telah mengering sehingga membahayakan pebalap yang masih menggunakan ban tipe hujan.

Ternyata perjudian Rossi gagal. Ia kalah strategi dengan raider Repsol Honda yang menerapkan strategi flag-to-flag (mengganti ban tipe basah ke tipe normal tanpa menggunakan intermediate). Marc Marquez mengganti motornya sejak putaran ke-18.

Sejak putaran ke-21, Marquez telah mencatatkan waktu lima detik lebih cepat setiap putaran ketimbang Rossi atau Dovizioso yang sama-sama belum mengganti ban.

Pada akhirnya, Marquez melaju dengan nyaman, merebut dan mempertahankan posisi pertama di GP Jerman. Peluangnya meraih gelar juara dunia MotoGP 2016makin terbuka lebar. Sementara Rossi harus puas finis di peringkat delapan.

Marquez kini unggul 48 poin dari Lorenzo yang berada di peringkat kedua klasemen sementara. Sementara Rossi yang duduk di tempat ketiga dengan koleksi 111 poin terpaut 59 poin dari Marquez.

Rossi memang tak bisa menyalahkan siap-sapa selain dirinya sendiri. Dan, tampaknya Rossi menyadari telah membuat kesalahan yang membuat poinnya makin sulit mengejar Marquez.

Sementara Lorenzo hanya bisa terdiam dengan raut wajah masam, menyadari betapa sukarnya rintangan yang harus ia lalui untuk bisa menyaingi Marquez di paruh musim kedua.

Lorenzo sendiri sama sekali tak berkutik sepanjang pekan ini. Selain tiga kali jatuh di sesi latihan bebas pertama dan kualifikasi, Lorenzo juga tak mampu bersaing pada balapan dalam kondisi hujan. Hal sama terjadi ketika hujan terjadi di GP Belanda dan Lorenzo hanya mampu finis di peringkat 10. (nur/CNNIndo)

Klasemen sementara MotoGP 2016

1. Marc MARQUEZ (Honda) 170
2. Jorge LORENZO (Yamaha) 122
3. Valentino ROSSI (Yamaha) 111
4. Dani PEDROSA (Honda) 96
5. Maverick VINALES (Suzuki) 83
6. Pol ESPARGARO (Yamaha) 72
7. Hector BARBERA (Ducati) 65
8. Andrea IANNONE (Ducati) 63
9. Andrea DOVIZIOSO (Ducati) 59
10. Eugene LAVERTY (Ducati) 53
11. Aleix ESPARGARO (Suzuki) 51
12. Scott REDDING (Ducati) 45
13. Jack MILLER (Honda) 42
14. Cal CRUTCHLOW (Honda) 40
15. Stefan BRADL (Aprilia) 37
16. Bradley SMITH (Yamaha) 35
17. Alvaro BAUTISTA (Aprilia) 35
18. Danilo PETRUCCI (Ducati) 24
19. Michele PIRRO (Ducati) 19
20. Tito RABAT (Honda) 18
21. Loris BAZ (Ducati) 8
22. Yonny HERNANDEZ (Ducati) 3

Respon Anda?

komentar