Pemimpin Kudeta Militer Turki Dikabarkan Tewas

1930
Pesona Indonesia
Kolonel Muharrem Kose. Sumber Foto: istimewa/tempo
Kolonel Muharrem Kose. Sumber Foto: istimewa/tempo

batampos.co.id -Rakyat Turki benar-benar marah oleh upaya kelompok militer di bawah kendali Kolonel Muharrem Kose. Selain turun ke jalan, rakyat Turki yang mayoritas pendukung Presiden Erdogan juga memberi pelajaran pada militer yang terlibat.

Kabar terbaru, Kolonel Koase bahkan dikabarkan tewas di tangan pendukung Erdogan.

Dailymail, Sabtu, 16 Juli 2016, melaporkan bahwa seorang sumber mengungkapkan kematian perwira menengah militer Turki itu.

Ya, Turki memang telah mencium rencana kudeta. Itu sebabnya pemerintah Turki memecat Kose dari jabatannya di Departemen penasehat hukum militer pada Maret 2016, setelah diketahui sebagai jaringan Fethullah Gulen.

Gulen merupakan ulama Turki yang mengasingkan diri di Pennsylvania, Amerika Serikat. Ia musuh politik terberat Erdogan.

Meski pasukan militer yang setia pada Kose sempat menguasai televisi pemerintah TNT News station, jembatan, dan bandara internasional Ataturk, seperti dikutip dari Sputniknews, namun pasukan Kose kemudian dipukul mundur oleh pasukan militer yang setiap pada Erdogan.

Kose merupakan sosok yang setia kepada atasannya, Ketua Departemen penasehat hukum militer Hulusi Akar. Keduanya berusaha menggulingkan pemerintahan Erdogan. Akar yang bergerak pada jam-jam pertama kudeta dilakukan. Namun belum diketahui jelas nasib Akar.

Sebelumnya, Kose mengumumkan pembentukan Dewan Keamanan, semacam pemerintah sementara untuk memperbaharui demokrasi dan hak asasi manusia di Turki di bawah pemerintahan Erdogan. Kelompok oposisi mengklaim Turki sedang menuju negara agama setelah selama ini memuja pemerintahan sekuler di Timur Tengah.

Setelah kudeta digagalkan, Erdogan menuding Kose sebagai pemimpin agitasi dalam kudeta.  (sumber: tempo)

Respon Anda?

komentar