Teka Teki Silang Nenek Buyut

1013
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Orang jaman sekarang sedang doyan main game Pokemon Go. Sementara itu, seorang nenek di Jerman ini belum bisa move on dari teka-teki silang (TTS).

Tentu tak ada yang salah dengan itu. Kalau ngisi TTS-nya di koran atau buku. Juga, punya sendiri. Persoalannya, seperti dikutip UPI Jumat WIB (15/7), yang dicorat-coret si nenek itu sebuah lukisan bertema TTS. Punya museum lagi.

Nenek 91 tahun itu dengan santainya mengeluarkan bolpoin dari saku, lalu mengisi kotak-kotak kosong yang belum terisi di lukisan yang ada di Museum Neues, Nuernberg, tersebut. Tentu saja aksi itu membuat kalang kabut para petugas jaga di museum tersebut. Bagaimana tidak, lukisan karya seniman ternama Arthur Koepcke pada 1977 itu ditaksir berharga EUR 80 ribu atau setara Rp 1,1 miliar.

Seperti dilansir Sueddeutsche Zeitung, saat diperiksa, si nenek mengaku membaca tulisan ”insert text” atau ”isilah” yang menjadi satu dalam lukisan itu. Meski berbahasa ibu bahasa Jerman, nenek pensiunan tersebut mengaku paham arti kata dalam bahasa Inggris itu. Jadi, dia berpikir bahwa tulisan itu adalah ”petunjuk” untuk mengisi kotak yang kosong. Alamak!

Seorang petugas mengatakan, museum itu juga memamerkan karya seni interaktif. Dan kemungkinan besar si nenek yang identitasnya dirahasiakan itu menganggap karya berjudul Reading-work-piece tersebut adalah satu di antaranya.

Polisi tidak menjerat si nenek dengan pasal perusakan. Proses hukum justru dilakukan dalam rangka mengurus asuransi yang akan dipakai untuk pemulihan lukisan tersebut.

Untung, pihak museum yakin bahwa coretan itu masih bisa dihapus dan lukisan tersebut bisa pulih seperti semula. Kalau tidak, bisa jadi uang pensiunnya akan dihabiskan untuk memborong buku TTS. Untuk menemaninya di penjara. (cak/ttg/JPG)

Respon Anda?

komentar