Gubernur Dukung Penghapusan UWTO

833
Pesona Indonesia
Gedung BP Batam di Batam Center, Batam.  Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Gedung BP Batam di Batam Center, Batam.
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mendukung usaha Pemko Batam yang berjuang agar Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) dihapuskan. Apalagi UWTO itu diperuntukan bagi pemukiman warga di Batam.

“Pemko Batam berjuang untuk masyarakat. Dan kalau itu memang terbaik, kita dukung apapun kebijakan itu,” ujar Nurdin saat berkunjung ke Pemko Batam beberapa waktu lalu.

Namun, lanjut Nurdin, dirinya harus mempelajari dan mengkaji rencana penghapusan UWTO tersebut dari segala aspek. Jangan sampai nantinya, penghapusan tersebut mengganggu investasi yang ada di Batam.

“Kita pelajari dulu dari segala aspek,” jelas Nurdin

Tak hanya itu, Nurdin berharap agar Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemko Batam bisa duduk bersama membicarakan persoalan lahan di Batam. Sebab, Walikota Batam mengeluhkan kondisi pembangunan Kota yang macet akibat keterbatasan lahan dari BP Batam.

“Hal ini harus cepat dituntaskan. Kalau tidak bisa menjadi permasalahan lebih besar lagi,” terang Nurdin.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam terus memperjuangkan penghapuskan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) khusus pemukiman warga. Meski saat ini Badan Pengusahaan (BP) Batam telah mengancang-ancang untuk menaikan tarif pada 20 Juli ini.

“Kenaikan tarif biarlah BP yang jawab. Kita hanya berpendapat, selayaknya lahan diberikan kepada pihak yang tepat. Kalau perlu dengan cara lelang,” terang Amsakar di kantor Pemko Batam, kemarin.

Ia juga membantah jika pemerintah pusat menolak permohonan Pemko Batam yang meminta agar UWTO khusus pemukiman dihapuskan. Sebab, hingga kini Pemko Batam masih memperjuangkan hal tersebut. Mengingat hal tersebut menjadi salah satu misi dirinya bersama Walikota Batam selama memimpin Batam lima tahun kedepan. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar