Harga Es Kelapa Muda Rp 50 Ribu di Obyek Wisata, Bupati Ngomel

582
Pesona Indonesia
(ilustrasi)
(ilustrasi)

batampos.co.id – Aksi Bupati Berau, Muharram, patut diacungi jembol dalam upaya memajukan pariwisata di daerahnya.

Muharram begitu detail memperhatikan apa-apa yang harus diperhatikan dalam menggaet wisatawan. Diantaranya, harga kuliner di obyek wisata Derawan.

Dalam rapat penertiban perizinan resort, ia meminta seluruh pihak untuk bersama-sama memikirkan pengembangan jangka panjang dunia pariwisata di Kabupaten Berau.

Selain akan mengevaluasi penetapan tarif jasa penyeberangan menggunakan speedboat di objek-objek wisata, Muharram juga memerintahkan jajarannya, mengevaluasi standarisasi harga usaha-usaha kuliner di Pulau Derawan dan objek wisata lainnya.

“Mungkin bisa dibikin peraturan kampung atau dari Diskoperindag. Paling tidak, imbauan dari kepala kampung soal harga-harga makanan dan minuman, supaya wisatawan juga tidak jera datang ke Derawan,” kata Muharram sebagaimana dikutip Prokal.co (Jawa Pos Group), Minggu (17/7).

Pasalnya, menurut Muharram, harga makanan dan minuman di Pulau Derawan tidak berstandar. Malah, pedagang seolah-oleh mematok harga sesukanya.

“Masak kelapa muda Rp 50 ribu, ikan bawal Rp 100 ribu, itu mencekik banget, orang benar-benar akan jera ke Derawan,” menceritakan pengalamannya saat berwisata kuliner di Pulau Derawan.

Ia mengingatkan, pelaku usaha kuliner di Pulau Derawan juga punya tanggung jawab moral untuk membantu pemerintah mengembangkan wisata Derawan.

“Mencari untung boleh-boleh saja, tidak usahlah terlalu besar, yang penting frekuensinya bisa panjang. Kalau begini terus, memang untung yang didapat besar, tetapi bisa sekali itu saja,” tegasnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar